Kawasan Industri Bolok mulai dilirik investor

id KI Bolog

Kawasan Industri Bolok mulai dilirik investor

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Provinsi NTT, Ir. Semuel Rebo (keempat dari kanan) melantik para Komisaris PT Kawasan Industri Bolok, Jumat (24/1/2020). (ANTARA FOTO/Benny Jahang)

"Sudah ada beberapa investor yang berkomitmen untuk berinvestasi di KIB. Para investor itu sudah melakukan peninjauan langsung ke Bolok untuk menanam investasiĀ ," kata Gabriel Willem Kennen Budi..
Kupang (ANTARA) - Direktur Utama Kawasan Industri Bolok (KIB), Nusa Tenggara Timur Gabriel Willem Kennen Budi mengatakan sejumlah investor mulai melirik Kawasan Industri Bolok (KIB) di wilayah Kupang Barat, Kabupaten Kupang untuk melakukan investasi.

"Sudah ada beberapa investor yang berkomitmen untuk berinvestasi di KIB. Para investor itu sudah melakukan peninjauan langsung ke Bolok untuk menanam investasi ," kata Gabriel Willem Kennen Budi di Kupang, Sabtu (25/1).

Gabriel Kennen Budi mengatakan pihaknya selalu siap bekerja sama dengan para investor dalam meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat di NTT.

"Kami harus kerja sama dengan investor. Kami pasti akan selalu welcome dengan investor yang datang untuk berinvestasi di NTT," ungkap Gabriel Willem Kennen Budi.
Penjabat Gubernur NTT Robert Simbolon (kelima kiri) didampingi mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya (keenam kiri) menandatangani pembangunan Smelter di KI Bolok Kabupaten Kupang. (ANTARA FOTO/HO-Humas Pemprov NTT).
Ia mengatakan, dalam mendukung pembangunan Kawasan Industri Bolok (KIB) Pemerintah NTT segera membangun kembali fasilitas perkantoran dan gudang siap pakai oleh para investor yang melakukan investasi di KIB milik pemerintah Provinsi NTT itu.

"Target utama tahun ini kami akan bangun kantor kami kembali. Selanjutnya gudang dan pabrik siap pakai. Target dalam 5 tahun ke depan k kawasan industri itu sudah aktif beroperasi kembali," jelasnya.

Sementara itu pada Jumat (24/1/2020) Pemerintah NTT  melantik jajaran Komisaris PT Kawasan Industri Bolok (KIB) terdiri dari Komisaris Utama, Alexander Ena dan Komisaris Blasin Kristoforus.

Sudah lama KIB disiapkan pemerintah provinsi untuk kepentingan investasi, namun sampai sejauh ini belum ada yang berminat menanamkan modalnya di kawasan industri tersebut.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar