Ibunda Jokowi dimakamkan di Karanganyar

id Ibunda Jokowi

Ibunda Jokowi dimakamkan di Karanganyar

Jokowi memberikan keterangan kepada wartawan terkait dengan wafat ibundanya, Sudjiatmi Notomiharjo, Rabu (25/3/2020). ANTARA/Aris Wasita

"Rencana pemakaman ibunda tercinta akan berlangsung hari ini, Kamis (26/3) siang, pukul 13.00 WIB," kata Presiden Jokowi di Solo, Rabu.
Solo (ANTARA) - Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.

"Rencananya akan dimakamkan hari ini, Kamis (26/3) siang, pukul 13.00 WIB," kata Presiden Jokowi di Solo, Rabu.

Sudjiatmi lahir pada 15 Februari 1943, meninggal dalam usia 77 tahun karena penyakit kanker.

Mengenai pemakaman, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak ikut datang ke lokasi pemakaman untuk menghindari kerumunan, terkait dengan pencegahan penyebaran virus corona baru (COVID-19).

"Ini tadi saya baru bicara dengan keluarga, di sini saya menyampaikan terima kasih ke masyarakat. Keluarga berharap besok masyarakat mendoakan dari rumah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan," katanya.

Ia mengatakan keluarga akan sangat senang dan menghormati jika masyarakat bisa mendoakan dari rumah.

"Doa dari rumah jauh sangat cukup," katanya.

Kapenrem 074/Warastratama Mayor Inf Mantang mengatakan pelayat yang datang hanya dari keluarga.

Bahkan, kata dia, tetangga diminta untuk tetap tinggal di rumah. "Hanya keluarga. Selain itu silakan mendoakan dari rumah saja," katanya.
Ibunda Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo mengikuti peluncuran buku anaknya yang berjudul 'Jokowi, Spirit Bantaran Kali Anyar' di Jakarta, Jumat (14/9/2012). . (FOTO ANTARA/ Dhoni Setiawan/ed/mes/aww).
Karena serangan kanker
Ibunda Presiden Joko Widodo Sudjiatmi Notomihardjo meninggal pada usia 77 tahun karena serangan kanker yang diderita selama empat tahun terakhir.

"Kita tahu ibu sudah empat tahun ini sakit, menderita kanker," kata Jokowi di Solo, Rabu.


Ia mengatakan keluarga sudah berikhtiar memberikan pengobatan atas penyakit yang diderita Sudjiatmi tersebut, termasuk menjalani pengobatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.


"Kita semua sudah berikhtiar, tetapi Allah sudah menghendaki. Keluarga besar memohonkan doa agar kesalahannya diampuni Allah SWT dan khusnul khatimah," katanya.

Ia mengatakan rencananya ibunda akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada pukul 13.00 WIB, Kamis (26/3).

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat agar tidak perlu ikut datang ke pemakaman.

"Ini tadi saya baru bicara dengan keluarga, di sini saya menyampaikan terima kasih ke masyarakat. Keluarga berharap besok masyarakat mendoakan dari rumah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan," katanya.

Ia mengatakan keluarga akan sangat senang dan menghormati jika masyarakat bisa mendoakan dari rumah.

"Doa dari rumah jauh sangat cukup," katanya.

Sementara itu, hingga saat ini para pelayat terus mendatangi rumah duka yang berada di Jalan Pleret Raya, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.


Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar