BMKG sebut semua zona musim di NTT sudah masuki musim kemarau

id bmkg kupang,ntt,zona musim

BMKG sebut semua zona musim di NTT sudah masuki musim kemarau

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris Geru (ANTARA/Bernadus Tokan)

Berdasarkan hasil analisa, semua zona musim (23 Zom) di NTT telah masuk musim kemarau pada dasarian 3 Mei 2020
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, menyebutkan semua zona musim di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), telah memasuki musim kemarau.

"Berdasarkan hasil analisa, semua zona musim (23 Zom) di NTT telah masuk musim kemarau pada dasarian 3 Mei 2020," kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris Geru di Kupang, Minggu, (14/6) terkait musim kemarau di NTT.

Baca juga: Angin kencang di NTT dipicu tekanan udara tinggi di Australia

Zona musim (ZOM) merupakan daerah-daerah yang memiliki pola musim yang mirip, di mana ZOM tidak mengenal batas administrasi daerah.

Mengenai prakiraan hari hujan, dia mengatakan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan berturut-turut (HTH) dasarian I Juni 2020 di NTT pada umumnya mengalami HTH dengan kategori menengah (11 – 20 hari).

Tetapi terdapat wilayah yang mengalami hari hujan, yaitu di Kabupaten Alor (sekitar Mebung), Kabupaten Timor Tengah Selatan (sekitar Oinlasi, Kuatnana, Netpala dan Sap’an), Kabupaten Malaka (sekitar Biudukfoho, Besikama, Betun dan Sulit Kereana) serta Kabupaten Belu (sekitar Weluli).

Sedangkan wilayah yang telah mengalami HTH dengan kategori kekeringan ekstrem (>60 hari) yaitu di Kabupaten Kupang (sekitar Oelnasi).

Dia menambahkan, analisis curah hujan dasarian I Juni 2020 pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah (0 - 50 mm).

Baca juga: BMKG ingatkan antisipasi puncak kemarau

Baca juga: BMKG : waspadai masa peralihan musim


Sedangkan di sebagian kecil Kabupaten Manggarai, sebagian kecil Kabupaten Manggarai Timur dan sebagian kecil Kabupaten Ende mengalami curah hujan dengan kategori menengah (51 - 150 mm). 

 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar