Ratusan petugas data di Kabupaten Belu jalani pemeriksaan kesehatan

id Kabupaten Belu, NTT, Kota Kupang,rapid test, covid-19

Ratusan petugas data di Kabupaten Belu jalani pemeriksaan kesehatan

Sejumlah PPDP di Kabupaten Belu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendapatkan surat keterangan bebas influenza di salah satu puskesmas di kabupaten Belu, Jumat (10/7/2020). (Antara/Ho-KPU Belu)

Hari ini ratusan PPDP menjalain pemeriksaan kesehatan. Tetapi bukan "rapid test" karena untuk tes kesehatan itu di Belu belum ada alatnya
Kupang (ANTARA) - Sebanyak 400 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste, menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendapatkan surat keterangan bebas influenza dari dokter sebelum mengikuti bimbingan teknis.

"Hari ini ratusan PPDP menjalain pemeriksaan kesehatan. Tetapi bukan "rapid test" karena untuk tes kesehatan itu di Belu belum ada alatnya," kata Ketua KPU Kabupaten Belu Mikhael Nahak saat dihubungi ANTARA dari Kupang, Jumat, (10/7).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kesiapan dari KPU Belu dalam rangka menyambut Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang sekaligus kesiapan mereka dalam hal pencegahan COVID-19 pada saat Pilkada 2020 mendatang.

Baca juga: KPU Belu tambah TPS cegah kerumunan massa di pilkada

Ia mengatakan jika dalam pemeriksaan tersebut ada petugas PPDP yang menderita influenza maka akan langsung diganti dengan yang baru karena sudah pasti tidak memenuhi syarat.

"Kalau ada yang terindikasi influenza maka nanti akan langsung diganti dengan petugas yang baru. Tetapi kalau tidak maka kami akan langsung keluarkan SK penetapan mereka," tutur dia.

SK tersebut kata dia akan langsung dikeluarkan pada Jumat (10/7) malam ini karena memang pelaksanaan bimtek akan dimulai pada Sabtu (11/7) besok hingga Selasa (14/7).

"Sehingga pada tanggal 15 nanti, mereka (petugas pemutakhiran data pemilih, red) sudah bisa mulai bekerja sesuai dengan materi yang sudah diberikan saat bimtek," ujar dia.

Tugas mereka, kata Mikhael adalah mendata pemilih dari rumah ke rumah di kabupaten itu hingga 31 Agustus 2020. Oleh karena itu para petugas itu harus dipastikan bersih dari influenza apa lagi dari COVID-19.

Ia pun berharap tak ada petugas baik itu PPDP atau juga PPK dan PPS yang terjangkit oleh COVID-19, sehingga tak menggangu kelancaran pelaksaan Pilkada serentak 2020 di prvinsi berbasis kepulauan itu.

Pada tahun 2020, di Provinsi Nusa Tenggara Timur, akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada sembilan kabupaten.

Baca juga: KPU Belu andalkan APBD belanja APD dan keperluan pilkada

Sembilan kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak pada tahun 2020 di NTT adalah, Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Timur.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar