Kabupaten Kupang manfaatkan 100 ha lahan perkantoran untuk tanam jagung

id NTT,Kabupaten Kupang,Bupati Kupang,tanam jagung,tanam jagung panen sapi

Kabupaten Kupang manfaatkan 100 ha lahan perkantoran untuk tanam jagung

Lokasi kompleks perkantoran Pemeirntah Kabupaten Kupang di Oelamasi, Kabupaten Kupang, Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Program Tanam Jagung Panen Sapi ini kami sudah mulai dari perkantoran pemerintah Kabupaten Kupang dengan menanam jagung kurang lebih 100 hektare
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur memanfaatkan lahan sekitar 100 hektare di kompleks perkantoran untuk menanam jagung dalam rangka mendukung program Tanam Jagung Panen Sapi yang dihadirkan pemerintah provinsi NTT.

"Program Tanam Jagung Panen Sapi ini kami sudah mulai dari perkantoran pemerintah Kabupaten Kupang dengan menanam jagung kurang lebih 100 hektare," kata Bupati Kupang, Korinus Masneno di Kupang, Rabu, (9/9).

Baca juga: Bupati Kupang jamin kredit peternakan sapi tak akan macet

Korinus mengatakan dirinya telah mengerahkan seluruh pegawai dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya untuk memulai menanam jagung dalam rangka mendukung program Tanam Jagung Panen Sapi yang dicetuskan pemerintah provinsi NTT.

Sumber pembiayaan untuk penanaman jagung ini, lanjut dia, disisihkan dari gaji para ASN dan akan dibayar kembali setelah jagung dipanen dan dipasarkan.

"Kami mulai panen jagung ini pada September ini dan akan panen berkepanjangan sampai Desember 2020," katanya.

Korinus menjelaskan, secara keseluruhan, luas lahan yang dimanfaatkan untuk program Tanam Jagung Panen Sapi yang di Kabupaten Kupang mencapai 2.600 hektare yang menyebar di masyarakat.

Ia menyebutkan, hingga akhir Agustus 2020, jumlah lahan yang sudah ditanami jagung mencapai hampir 1.000 hektare.

Bupati Korinus mengatakan, program Tanam Jagung Panen Sapi ini merupakan langkah yang tepat untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat karena berkaitan dengan sektor pertanian dan peternakan merupakan mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Baca juga: Pemda Kupang gandeng perguruan tinggi produksi pakan ternak

Ia mengaku optimistis program program ini bisa berjalan maksimal di Kabupaten Kupang karena daerah yang berbatasan langsung dengan Distrik Oecusse, Timor Leste itu memiliki potensi lahan pertanian yang luas.

"Di sisi lain, letak Kabupaten Kupang yang berhimpitan dengan Kota Kupang ibu kota Provinsi NTT memudahkan kami untuk kemudian tidak high cost dalam memasarkan produk-produk pertanian kami," katanya.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar