Harga ikan di pasaran Kota Kupang meningkat drastis

id NTT, Kota Kupang, harga ikan di Kupang

Harga ikan di pasaran Kota Kupang meningkat drastis

Seorang pedagang ikan, Ama Hengky (40) saat melayani pembeli di Pasar Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (14/9/2020) (ANTARA/Nova Atu)

Sejak akhir Agustus lalu itu harga ikan mulai perlahan naik karena kapal-kapal nelayan banyak yang mulai parkir akibat kondisi cuaca buruk di laut

Kupang (ANTARA) - Sejumlah pedagang ikan di pasar tradisional Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengemukakan harga ikan saat ini meningkat drastis akibat berkurangnya pasokan dari para nelayan yang tidak melaut akibat cuaca buruk.

"Harga berbagai jenis ikan dijual pedagang sekarang meningkat tajam. Ikan belang kuning saja sebelumnya saya jual dengan Rp35.000/tiga eko, sekarang  menjadi Rp50.000/tiga ekor," kata seorang pedagang ikan, Ama Hengky (40), ketika ditemui di Pasar Oeba, Kota Kupang, Senin (14/9).

Ia mengatakan, selain ikan belang kuning, harga ikan tongkol juga meningkat mencapai Rp20.000/lima ekor dari sebelumnya Rp10.000/enam ekor.

Hengky menjelaskan, naiknya harga ikan ini akibat menurunnya pasokan ikan dari para nelayan yang saat ini kesulitan melaut akibat cuaca buruk.

“Sejak akhir Agustus lalu itu harga ikan mulai perlahan naik karena kapal-kapal nelayan banyak yang mulai parkir akibat kondisi cuaca buruk di laut," katanya.

Sementara itu, salah seorang pedagang ikan lainnya, Ali (45)  saat ditemui secara terpisah di Pasar Kasih Naikoten, mengatakan saat ini ia hanya bisa menjual ikan kakap belang kuning dan teri karena tidak ada pasokan untuk jenis ikan lainnya dari nelayan.

"Untuk ikan kakap belang kuning ini juga kami jual Rp50.000/tiga ekor. Memang harganya cukup mahal dari sebelumnya dengan harga Rp30.000 bisa dapat tiga ekor ikan," katanya.

Ia mengatakan, ikan-ikan yang dijualnya juga diambil dari Pasar Oeba sehingga ketika harga di pasar tersebut naik maka di pasar-pasar tradisional lainnya mengalami hal yang sama.

Ali menambahkan, rata-rata para pedagang ikan di pasar setempat menghadapi kendala yang sama yaitu berkurangnya pasokan ikan sehingga jenis ikan yang dijual juga sama yaitu belang kuning dan teri.

"Selain cuaca buruk juga kondisi pandemi Corona ini juga membuat pembeli ikan kami berkurang drastis. Kami hanya bisa berharap kondisi ini segera berlalu," katanya.

Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar