Logo Header Antaranews Kupang

Kepala Basarnas Tinjau Pos SAR di NTT

Senin, 14 Agustus 2017 17:49 WIB
Image Print
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda TNI M Syaugi sedang memberikan keterangan pers terkait kunjungannya ke wilayah Nusa Tenggara Timur, Senin (14/8). (Foto ANTARA/Kornelis Kaha)
"Kunjungan kerja saya ke NTT ini adalah dalam rangka melihat secara langsung kantor-kantor SAR yang berada di wilayah NTT," kata Marsekal Muda TNI M Syaugi.

Kupang (Antara NTT) - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda TNI M Syaugi melakukan kunjungan kerja ke wilayah Nusa Tenggara Timur dalam rangka meninjau secara langsung pos-pos SAR di wilayah provinsi berbasis kepulauan itu.

"Kunjungan kerja saya ke NTT ini adalah dalam rangka melihat secara langsung kantor-kantor SAR yang berada di wilayah NTT," katanya kepada wartawan saat tiba di Bandara El Tari Kupang, Senin.

Wilayah NTT memiliki beberapa kantor SAR yang tersebar di beberapa kabupaten di NTT mulai dari Kupang, kemudian di Pulau Sumba, Labuan Bajo serta di wilayah Kabupaten Alor.

Menurutnya ada beberapa pos SAR yang menjadi pos siaga namun dengan kunjungan tersebut menurutnya secepatnya akan diubah statusnya.

"Saat ini memang untuk di Pulau Alor masih bergabung dengan kantor BNPB namun ke depannya akan kita ubah statusnya sehingga punya kantor sendiri," tambahnya.

Ia mengatakan pada Selasa (15/8) besok dirinya bersama sejumlah rombongan akan berangkat ke Alor dan melihat kondisi pos siaga di Alor.

Di samping peningkatan menjadi Pos SAR di Alor, Badan SAR Nasional juga akan melakukan peningkatan tipe kantor SAR Kupang dari B ke A mengingat kawasan NTT yang berpulau-pulau dan wilayah perairan yang luas.

"Nanti untuk peningkatannya tergantung pada penilaian dari Kementerian PAN-RB. Nanti mereka yang akan menilai secara langsung sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan untuk kenaikan tingkat," tambahnya.

Lebih lanjut Syaugi menambahkan bahwa pihaknya akan bersiap untuk melakukan peningkatan namun semuanya tergantung pada penilaian dari Kementerian PAN-RB itu sendiri.

Justru menurutnya sangat diperlukan peningkatan tersebut. Apalagi saat ini sudah ada TNI, Polri dan diharapkan ke depan sinergitas akan terus terjaga.

Lebih lanjut ia mengatakan jika peningkatan tipe benar-benar diwujudkan maka peningkatan fasilitas seperti kapal serta helikopter juga akan ditambah.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026