Kasus COVID-19 di NTT terus bertambah

id covid,ntt,gugus tugas

Kasus COVID-19 di NTT terus bertambah

Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 NTT, David Mandala ANTARA/Bernadus Tokan

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 189 spesimen di PCR W.Z.Johannes Kupang pada Selasa, (17/11), terdapat tambahan 19 pasien positif baru, sehingga total kasus saat ini menjadi 891 orang
Kupang (ANTARA) - Kasus terkonfirmasi positif virus corona jenis baru (COVDI-19) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah 19 orang, menjadi 891 orang dengan total sembuh 624 orang atau 70 persen.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 189 spesimen di PCR W.Z.Johannes Kupang pada Selasa, (17/11), terdapat tambahan 19 pasien positif baru, sehingga total kasus saat ini menjadi 891 orang," kata Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 NTT, David Mandala di Kupang, Rabu (18/11).

Tambahan 19 kasus baru ini berasal dari empat kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu yakni  Kota Kupang sebanyak 16 orang, 4 laki-laki dan 12 perempuan, yang merupakan transmisi lokal, lalu  Kabupaten Manggarai satu orang laki-laki berusia 26 tahun yang merupakan pelaku perjalanan dari Bima.

Sementara di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Belu masing-masing satu orang. Kedua pasien merupakan transmisi lokal.

Baca juga: Pasien COVID-19 meninggal di NTT bertambah jadi 15 orang
Baca juga: Kasus COVID-19 di NTT bertambah jadi 787 orang



Dia menambahkan, GTPP NTT juga mencatat, tambahan pasien yang sembuh sebanyak tujuh orang sehingga total pasien yang sudah sembuh dari serangan virus ini berjumlah 624 orang, dan 15 orang meninggal.

Dengan terus meningkatnya kasus yang berasal dari transmisi lokal, dia mengharapkan agar masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah yaitu menggunakan masker saat berada di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

"Kunci mencegah penularan adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar