KM Sirimau Kembali Melayani Rute Kupang-Papua

Pewarta : id Pelni

KM. Sirimau ketika bertolak dari pelabihan Kalabahi, Kabupaten Alor menuju Saumlaki usai diresmikan. (Foto Antara/Kornelis Kaha)

Kalabahi, Alor (Antara NTT) - PT Pelni membuka kembali rute pelayaran Kupang, Nusa Tenggara Timur menuju Papua (Kupang-Papua) dengan menggunakan KM Sirimau setelah sekian lama rute pelayaran tersebut dihentikan.

"Pembukaan kembali rute pelayaran tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat NTT yang ada di Papua dan sebaliknya, karena kesulitan untuk bepergian setelah mata rantai pelayaran dengan KM Kelimutu terhenti," kata Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni OM Sodikin, usai secara resmi membuka rute tersebut di Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT, Selasa dini hari.

Ia mengatakan permintaan dari masyarakat ini memang sudah sangat lama. Sebab menurutnya beberapa tahun lalu sempat ada jalur Kupang (NTT) ke Papua. Namun hal tersebut terhenti dan ditutup jalurnya karena kurangnya penumpang baik dari Kupang-Papua maupun sebaliknya.

Sodikin mengaku pembukaan kembali rute Kupang-Papua ini sebenarnya sudah bisa direalisasikan sebelum bulan puasa, namun karena pihak direksi Pelni masih fokus untuk pelayanan arus mudik maka baru bisa direalisasikan saat ini.

"Terkait pembukaan rute Kupang-Papua ini sebenarnya sudah dilakukan pertemuan yang sangat intensif. Namun karena waktu itu kami masih fokus untuk arus mudik maka baru kami realisasikan saat ini," ujarnya.

Sebelumnya lanjut Sodikin KM. Sirimau yang sebelumnya mempunyai rute Surabaya-Kupang-Merauke, saat ini berubah lagi jalurnya. Sehingga dari Kupang, KM. Sirimau yang mampu menampung 1.000 penumpang itu bisa mencapai Sorong dan Nabire.

"Jadi pada intinya kapal ini bisa melayani dari Kupang itu menuju ke Papua Utara dan Papua Selatan. Jadi yang dari Kupang yang lewat Ambon bisa langsung ke Sorong-Nabire," tuturnya.

Kemudian juga dari Kupang-Lewoleba-Tual, Dobo, Fak-Fak dan sampai ke Merauke baru kembali lagi ke Kupang.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis yang membindangi masalah perhubungan dan infrastruktur mengaku mengapresiasi keputusan yang diambil oleh Pelni dalam hal kembali membuka rute baru tersebut untuk membantu arus penumpang di wilayah Indonesia bagian timur yang juga atas ijin dari Kementerian Perhubungan.

"Jadi ini harapan dari masyarakat Papua dan Maluku yang ada di NTT dan sebaliknya sudah bisa menikmati permintaan mereka selama ini," tuturnya.

Fary mengaku bahwa dalam empat bulan terakhir ini banyak sekali yang bertemu dengannya dan meminta agar rute tersebut segera direalisasikan sehingga dapat membantu masyarakat yang ingin kembali ke NTT dan sebaliknya jika memasuki musim libur.
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar