Prajurit Harus Berkorban Demi Masyarakat

Pewarta : id qurban

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa

Kupang (Antara NTT) - Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menegaskan para prajurit TNI harus memaknai perayaan Idul Adha sebagai wahana untuk berkorban dalam membantu masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Kepada seluruh prajurit TNI di lingkungan Korem 161/Wirasakti agar selalu siap berkorban dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang membantu masyarakat," kata Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa kepada wartawan di Kupang, Jumat.

Jenderal berbintang satu itu mengatakan, perayaan Idul Adha identik dengan hari raya qurban yang menuntut setiap orang untuk mau dan siap berkorban demi sesuatu yang lebih besar manfaatnya bagi orang banyak.

Ia menjelaskan, dalam cerita kitab suci Al Quran juga menuturkan bahwa Nabi Ibrahim dengan kebesaran hatinya mengorbankan seorang anaknya ketika diminta oleh Allah.

"Memang dalan kondisi dilema tapi karena Nabi Ibrahim lebih mencintai Allah sehingga ia rela mengorbankan anaknya, meskipun kemudian Allah menggantikannya dengan seekor hewan qurban" katanya.

Untuk itu, katanya, kebesaran hati dari sang nabi untuk siap berkorban itulah yang semestinya ditiru para prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian untuk negara dan masyarakat.

"Bahwa sejatinya kita sebagai manusia harus mau dan siap untuk rela berkorban untuk sesama baik dalam kesatuan prajurit TNI maupun untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengaku untuk pertama kali merayakan Idul Adha di Kota Kupang mengapresiasi suasana perayaan yang berlangsung hikmat dengan antusis yang tinggi dari masyarakat setempat.

Antusias itu, lanjutnya, ditunjukkan dengan permintaan masyarakat untuk memafaatkan lokasi Lapangan Asrama Tentara di Kuanino dan Markas Korem 161/Wirasakti untuk keberlangsungan shalat Idul Adha.

Dalam perayaan Idul Adha kali ini, Korem 161/Wirasakti menyumbangkan sebanyak 12 ekor sapi dan 34 ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat di lingkungan Asrama Tentara dan sekitarnya.
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar