Pemkot Kupang luncurkan program pembangunan kotaku

id NTT,bangun kota kupang

Pemkot Kupang luncurkan program pembangunan kotaku

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Fahrensy Priestley Funay (kanan) menyematkan rompi kerja kepada salah seorang warga yang menjadi pekerja dalam program pembangunan kotaku. ANTARA/HO-Pemkot Kupang

program Kotaku dapat membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang meluncurkan program bantuan pemerintah kepada masyarakat (BPM) Cash For Work (CFW) melalui program kotaku Provinsi NTT TA 2021 senilai Rp1 miliyar untuk membantu warga terdampak pandemi COVID-19.

Launching pembangunan penataan kawasan Kota Kupang itu berlangsung di lapangan Kantor Lurah Tode Kisar dilakukan Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensy Priestley Funay.

Keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang yang diterima Minggu, (9/5) menyebutkan program Kotaku yang dibiayai Pemerintah Pusat itu bertujuan untuk membantu peningkatan kualitas permukiman warga untuk meminimalisir kawasan permukiman kumuh di Kota Kupang.

Menurut Fahrensy, program Kotaku menjadi salah satu instrumen bantuan kepada masyarakat untuk memulihkan kondisi sosial dan ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19.

Dia berharap dengan memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat terdampak COVID-19 yang mengalami putus hubungan kerja (PHK) serta masyarakat yang mengalami kehilangan pendapatan, dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat akibat pandemi COVID-19.

Ia mengatakan, program Kotaku dapat membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat terdampak pandemi COVID-19.

Selain itu tambah Fahrensy, terpeliharanya aset infrastruktur melalui pemeliharaan dan perbaikan yang dibangun program kotaku maupun program IBM lain melalui swakelola masyarakat.

"Pemerintah Kota Kupang menyambut baik terhadap program pembangunan kawasan perkotaan ini dan siap memberikan dukungan sehingga warga yang terdampak pandemi COVID-19 di Kota Kupang bisa terbantu secara ekonomi," kata Fahrensy.

Baca juga: Wali Kota Kupang larang pejabat dan ASN mudik

Baca juga: HNSI minta keringanan bagi nelayan kehilangan dokumen akibat Seroja
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar