Polres Manggarai Timur cari korban banjir

id polres manggarai timur, polsek borong,banjir manggarai timur,korban banjir,manggarai timur,NTT

Polres Manggarai Timur cari korban banjir

Personel Polres Manggarai Timur dan Polsek Borong melakukan pencarian korban hilang akibat terseret banjir di Sungai Pinarangkat, Desa Lidi, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/9/2021) (ANTARA/HO-Polsek Borong)

...pencarian di laut sulit dilakukan karena gelombang yang tinggi
Labuan Bajo (ANTARA) - Kepolisian Resor Manggarai Timur membantu pencarian korban hilang akibat terseret banjir di Sungai Pinarangkat, Desa Lidi, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

"Lokasi pencarian orang hilang di tempat kejadian sampai sepanjang pesisir pantai Nangalanang, Desa Bea Ngencung, dan pesisir pantai di sekitar Kampung Translok, Desa Lidi," kata Kapolsek Borong AKP Yohny Makandolu saat dihubungi dari Labuan Bajo, Kamis, (9/9).

Dia menjelaskan pencarian dilakukan delapan personel Polres Manggarai Timur dan enam personil Polsek Borong.

Sejak pukul 10.00 Wita, pencarian dilakukan sambil berjalan kaki dengan warga setempat di sekitar pesisir. Namun, pencarian tersebut belum menemukan hasil.

Selanjutnya, pencarian dilakukan di perairan laut dekat tempat kejadian dengan menggunakan perahu cepat, akan tetapi, korban juga belum ditemukan.

Pencarian dihentikan pada pukul 13.30 Wita.

Dia menyebutkan pencarian korban akan dilanjutkan keesokan hari menggunakan perahu cepat patroli Polsek Borong.

Namun, kepastian waktu pencarian akan disesuaikan dengan cuaca.

Dia mengaku pencarian di laut sulit dilakukan karena gelombang yang tinggi.

Korban banjir yang hilang itu, bernama Maksimus Jehomo (53), warga Desa Lidi, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur. Korban hanyut dibawa banjir pada Rabu (8/9), sekitar pukul 18.30 Wita.

Baca juga: Manggarai Timur peringkat dua dari 21 kabupaten tangani stunting

Baca juga: Manggarai Timur gelar layanan vaksinasi untuk pelajar di sekolah
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021