24 kelurahan di kota Kupang masih miliki warga positif COVID-19

id NTT,COVID-19 kota Kupang

24 kelurahan di kota Kupang masih miliki warga positif COVID-19

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ernest Ludji. ANTARA/Benny Jahang

...Pengetatan penerapan protokol kesehatan dilakukan dalam mengantisipasi adanya potensi menularan kasus COVID-19 pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan masih terdapat 24 dari 51 kelurahan di daerah itu yang memiliki warga terkonfirmasi positif COVID-19.

"Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan masih ada 24 kelurahan yang terpapar COVID-19 karena memiliki warga yang terkonfimasi positif COVID-19," kata Kepala Bagian Protokol dan Komunisi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Senin, (6/12).

Dia menjelaskan, terdapat 11 kelurahan yang memiliki masing-masing satu warga terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara tujuh keluragan di ibu kota Provinsi NTT itu memiliki dua warga yang positif COVID-19 dan lima kelurahan dengan masing-masing tiga warga positif COVID-19.

Sedangkan satu kelurahan yang memiliki kasus terbanyak yaitu Kelurahan Liliba dengan jumlah warga yang positif COVID-19 mencapai empat orang.

Ernest Ludji menegaskan kelurahan yang hingga saat ini sudah nihil dengan kasus positif COVID-19 mencapai 27 kelurahan.

Dia mengatakan, pemerintah Kota Kupang masih tetap melakukan pembatasan kegiatan masyarakat pada daerah-daerah yang sudah nihil kasus COVID-19 sehingga tidak terjadi peningkatan kasus positif COVID-19.

Baca juga: Kapolda Latif bilang jangan cari popularitas dalam kasus pembunuhan Ibu dan anak

Baca juga: Pemkot Kupang intensifkan vaksinasi COVID


Ia menegaskan, pemerintah Kota Kupang terus berupaya mengendalikan penyebaran COVID-19 dengan melakukan pengetatan protokol kesehatan dalam berbagai aktifis masyarakat.

"Pengetatan penerapan protokol kesehatan dilakukan dalam mengantisipasi adanya potensi menularan kasus COVID-19 pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti," tegas Ernest Ludji.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2022