• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Senin, 19 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kementrans menyiapkan Beasiswa Patriot  bagi 1.100 peserta dari 7 kampus

      Kementrans menyiapkan Beasiswa Patriot bagi 1.100 peserta dari 7 kampus

      Senin, 19 Januari 2026 12:49

      Antaranews kembali meraih Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

      Antaranews kembali meraih Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

      Rabu, 14 Januari 2026 11:24

      ANTARA mendukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      ANTARA mendukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      Jumat, 9 Januari 2026 17:37

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      Kamis, 18 Desember 2025 14:16

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      Selasa, 16 Desember 2025 9:47

  • Daerah
    • Kemenag NTT dan GKS memperkuat ekoteologi dan kerukunan umat di Sumba

      Kemenag NTT dan GKS memperkuat ekoteologi dan kerukunan umat di Sumba

      45 menit lalu

      Pemkot Kupang memperkuat sinkronisasi program pendidikan dasar 2026

      Pemkot Kupang memperkuat sinkronisasi program pendidikan dasar 2026

      46 menit lalu

      BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

      BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

      6 jam lalu

      BMKG: Angin kencang di Kupang disebabkan oleh siklon 97S

      BMKG: Angin kencang di Kupang disebabkan oleh siklon 97S

      6 jam lalu

      Badan Geologi melaporkan Gunung Ile Lewotolok naik status jadi Siaga

      Badan Geologi melaporkan Gunung Ile Lewotolok naik status jadi Siaga

      18 January 2026 16:10 Wib

  • Lintas Daerah
    • TNI AD menjelaskan penemuan puing pesawat ATR 42-500

      TNI AD menjelaskan penemuan puing pesawat ATR 42-500

      4 jam lalu

      Kemenhub: Hasil inspeksi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros laik terbang

      Kemenhub: Hasil inspeksi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros laik terbang

      5 jam lalu

      BMKG: Indonesia dikepung hujan yang dapat disertai petir pada Senin

      BMKG: Indonesia dikepung hujan yang dapat disertai petir pada Senin

      6 jam lalu

      Basarnas menyiapkan dua opsi operasi cari korban pesawat ATR 42-500

      Basarnas menyiapkan dua opsi operasi cari korban pesawat ATR 42-500

      12 jam lalu

      KNKT: Pesawat ATR pecah berhamburan usai terhambur menabrak Gunung Bulusaraung

      KNKT: Pesawat ATR pecah berhamburan usai terhambur menabrak Gunung Bulusaraung

      12 jam lalu

  • Ekonomi
    • Deputi Gubernur BI Juda Agung mundur, nama Wamenkeu muncul sebagai kandidat

      Deputi Gubernur BI Juda Agung mundur, nama Wamenkeu muncul sebagai kandidat

      2 jam lalu

      Kepala BPH Migas memergoki truk terindikasi selewengkan BBM subsidi

      Kepala BPH Migas memergoki truk terindikasi selewengkan BBM subsidi

      6 jam lalu

      Ditjenpas NTT gelar panen raya komoditas pangan produktif di TTU

      Ditjenpas NTT gelar panen raya komoditas pangan produktif di TTU

      16 January 2026 19:20 Wib

      Kemenkeu: Realisasi belanja APBN 2025 di NTT mencapai Rp32,6 triliun

      Kemenkeu: Realisasi belanja APBN 2025 di NTT mencapai Rp32,6 triliun

      16 January 2026 6:48 Wib

      Penerbangan internasional di Bandara El Tari Kupang kembali mulai Februari 2026

      Penerbangan internasional di Bandara El Tari Kupang kembali mulai Februari 2026

      16 January 2026 6:47 Wib

  • Politik & Hukum
    • Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

      Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

      45 menit lalu

      Immanuel Ebenezer didakwa menerima gratifikasi Rp3,36 miliar dan Ducati

      Immanuel Ebenezer didakwa menerima gratifikasi Rp3,36 miliar dan Ducati

      2 jam lalu

      Mensesneg: Revisi UU Pemilu tak atur koalisi permanen

      Mensesneg: Revisi UU Pemilu tak atur koalisi permanen

      2 jam lalu

      KPK menangkap Wali Kota Madiun dalam OTT

      KPK menangkap Wali Kota Madiun dalam OTT

      3 jam lalu

      Ketua Komisi II DPR: Revisi UU Pemilu tidak akan gunakan kodifikasi

      Ketua Komisi II DPR: Revisi UU Pemilu tidak akan gunakan kodifikasi

      3 jam lalu

  • Kesra
    • Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN

      Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN

      6 jam lalu

      Ekspedisi Patriot Kementrans menargetkan 1.000-1.500 peserta dari 10 kampus

      Ekspedisi Patriot Kementrans menargetkan 1.000-1.500 peserta dari 10 kampus

      6 jam lalu

      Kementrans menerima usulan 60 kawasan transmigrasi baru dari pemda

      Kementrans menerima usulan 60 kawasan transmigrasi baru dari pemda

      6 jam lalu

      Anggota Komisi X DPR meminta pemerintah pastikan pemerataan akses dana riset

      Anggota Komisi X DPR meminta pemerintah pastikan pemerataan akses dana riset

      6 jam lalu

      DPR: Penambahan personel TNI-Polri jangan mengurangi kuota petugas haji

      DPR: Penambahan personel TNI-Polri jangan mengurangi kuota petugas haji

      16 January 2026 13:02 Wib

  • Olahraga
    • Liga Prancis: Lens memimpin klasemen berjarak satu poin dari PSG

      Liga Prancis: Lens memimpin klasemen berjarak satu poin dari PSG

      6 jam lalu

      Klasemen Liga Jerman: Muenchen di puncak, unggul 11 poin dari Dortmund

      Klasemen Liga Jerman: Muenchen di puncak, unggul 11 poin dari Dortmund

      12 jam lalu

      Liga Spanyol - Real Sociedad taklukkan Barcelona

      Liga Spanyol - Real Sociedad taklukkan Barcelona

      12 jam lalu

      Liga Italia - AS Roma kalahkan Torino

      Liga Italia - AS Roma kalahkan Torino

      12 jam lalu

      Liga Spanyol - Atletico Madrid taklukkan Alaves

      Liga Spanyol - Atletico Madrid taklukkan Alaves

      12 jam lalu

  • Hiburan
    • Ridwan Kamil dan Atalia resmi bercerai

      Ridwan Kamil dan Atalia resmi bercerai

      07 January 2026 17:58 Wib

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      14 December 2025 6:00 Wib

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      14 December 2025 5:58 Wib

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

  • Internasional
    • PBB mendesak AS patuhi Piagam PBB di tengah klaim atas Greenland

      PBB mendesak AS patuhi Piagam PBB di tengah klaim atas Greenland

      17 January 2026 18:20 Wib

      Eropa dapat memboikot Piala Dunia 2026 untuk protes klaim AS atas Greenland

      Eropa dapat memboikot Piala Dunia 2026 untuk protes klaim AS atas Greenland

      17 January 2026 10:32 Wib

      Trump ancam tak dukung AS caplok Greenland bisa kena tarif tambahan

      Trump ancam tak dukung AS caplok Greenland bisa kena tarif tambahan

      17 January 2026 10:30 Wib

      Kemlu memfasilitasi pemulangan 96 WNI dari Arab Saudi

      Kemlu memfasilitasi pemulangan 96 WNI dari Arab Saudi

      16 January 2026 19:33 Wib

      Menlu: Lebih dari 27 ribu WNI direpatriasi sepanjang 2025

      Menlu: Lebih dari 27 ribu WNI direpatriasi sepanjang 2025

      15 January 2026 8:08 Wib

  • Artikel
    • Konflik Amerika Serikat-Iran, memori revolusi 47 tahun silam

      Konflik Amerika Serikat-Iran, memori revolusi 47 tahun silam

      18 January 2026 9:26 Wib

      Mencermati masa depan Pilkada di Indonesia

      Mencermati masa depan Pilkada di Indonesia

      14 January 2026 11:36 Wib

      Akhir kisah tiang monorel mangkrak puluhan tahun

      Akhir kisah tiang monorel mangkrak puluhan tahun

      14 January 2026 11:25 Wib

      Agar martabat masyarakat tidak tergerus bansos

      Agar martabat masyarakat tidak tergerus bansos

      14 January 2026 8:17 Wib

      Upaya menjaga muruah dan kredibilitas pajak

      Upaya menjaga muruah dan kredibilitas pajak

      13 January 2026 12:48 Wib

  • Foto
    • Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

  • Video
    • Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

Logo Header Antaranews NTT

Artikel - Krisis Ukraina dan psikologi raksasa yang terkepung

id Krisis Ukraina,Rusia, NATO Kamis, 27 Januari 2022 11:31 WIB

Image Print
Artikel - Krisis Ukraina dan psikologi raksasa yang terkepung

Tentara Ukraina terlihat digelarkan di perbatasan Ukraina-Rusia dalam foto bertanggal 24 Januari 2022. Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana menggelarkan ribuan tentara, kapal perang dan pesawat tempur di Eropa timur dan negara-negara Baltik seiring meningkatnya krisis Ukraina setelah Rusia menumpuk pasukannya di perbatasan Ukraina-Rusia. (Handout / Latin America News Age/Handout / Latin America News Age)

...Jika kita membiarkan kedua prinsip itu dilanggar, maka sama artinya kita membuka kotak Pandora

Jakarta (ANTARA) - Rusia memang negara terluas di dunia, namun aksesnya ke laut lepas sangat terbatas.

Di Eropa, akses Rusia ke laut lepas di Laut Baltik dijepit negara-negara pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan negara-negara netral seperti Swedia dan Finlandia yang pernah terlibat perang singkat dengan Uni Soviet pada awal Perang Dunia kedua.

Di Laut Hitam, meski memiliki armada laut yang meraksasa, Rusia harus melalui Selat Bospurus yang masuk teritori Turki yang anggota NATO, untuk bisa mencapai Mediterania.

Di Pasifik, Rusia berhadapan dengan armada Pasifik Amerika Serikat yang merupakan armada laut terbesar di dunia dan juga Jepang yang pernah terlibat perang dengan Rusia dalam Perang Dunia Kedua dan Perang Rusia-Jepang pada 1904-1905.

Rusia hanya memiliki akses laut yang bebas di Arktik tetapi samudera ini membeku sepanjang tahun.

Hampir sepanjang sejarahnya Rusia berusaha mengatasi "perasaan terkepung" ini sampai kemudian terlibat konflik dengan hampir semua negara yang berbatasan darat dengannya, termasuk dengan China pada 1969.

Dan prilaku itu tak hilang sekalipun Uni Soviet runtuh pada Desember 1991 yang membuat 14 negara satelitnya memerdekakan diri.

Keempat belas negara itu adalah Belarus, Ukraina, Moldova, Lithuania, Latvia dan Estonia di Eropa timur; Azerbaijan, Armenia, dan Georgia di Transkaukasia; Kazakshtan, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan dan Kyrgystan di Asia Tengah.

Dan belakangan tahun ini, sejak Vladimir Putin berkuasa, Rusia semakin agresif.

Rusia memang pantas merasa dikepung, apalagi sebagian besar negara eks Soviet itu mendekati Barat untuk menjadi anggota Uni Eropa dan NATO.

Sebaliknya negara-negara eks Soviet itu pantas khawatir terhadap agresivitas Rusia yang puluhan tahun mendominasi mereka.

Baca juga: Kiriman senjata kedua dari AS tiba di Ukraina

Rusia menggunakan segala instrumen untuk menekan mereka agar tidak mendekat ke Barat, termasuk intervensi militer sampai Georgia pun kehilangan Ossetia Selatan dan Abkhazia.

Hubungan Georgia dan Rusia menegang setelah pada 1994 Georgia menjadi anggota program Kemitraan untuk Perdamaian (PfP) yang diprakarsai NATO.

Georgia juga menggagas Organisasi untuk Demokrasi dan Pembangunan Ekonomi (GUAM) yang disepakati Juni 2001 oleh empat negara bekas Soviet; Georgia, Ukraina, Azerbaijan dan Moldova.

Tujuannya adalah mengendalikan pengaruh Rusia. Belakangan Uzbekistan masuk GUAM setelah diri keluar dari Organisasi Pakta Pertahanan Bersama (CSTO). Georgia dan Azerbaijan lebih dulu keluar dari CSTO.

Kini anggota CSTO adalah Rusia, Armenia, Kazakhstan, Kyrgystan, Tajikistan, dan Belarus.

Setelah Putin terpilih sebagai presiden Rusia pada 2000 dan saat bersamaan penguasa pro Barat berkuasa di Georgia pada 2003, hubungan kedua negara memburuk yang memuncak menjadi krisis diplomatik pada April 2008.

Empat bulan kemudian, krisis itu memuncak lagi menjadi perang terbuka antara Georgia melawan Rusia dan dua wilayah Georgia yang memisahkan diri (Ossetia Selatan dan Abkhazia).

Dua wilayah Georgia itu lepas dan lalu menyatakan diri republik merdeka yang diakui Rusia dan sejumlah kecil negara.

Merasa dikhianati

Georgia bukan yang terakhir yang diusili Rusia yang menganggap semua perubahan orientasi politik negara-negara bekas Soviet adalah akibat ekspansi pengaruh yang agresif dari Barat.

Rusia merasa Barat telah mengkhianati komitmen mereka ketika Soviet bubar akhir 1991.

Waktu itu pemimpin terakhir Soviet, Mikhail Gorbachev, mendapatkan jaminan bahwa Barat tak akan memanfaatkan penarikan pasukan Soviet dari Eropa tengah dan timur.

Barat memang ingin memperluas NATO, tetapi konteksnya adalah dalam rangka menyatukan Jerman Timur dan Jerman Barat.

Namun setelah NATO menerima Ceko, Hungaria dan Polandia sebagai anggotanya pada 1999, Rusia kian merasa dikhianati Barat. Mereka menilai Barat telah mengingkari janji tak memperluas keanggotaan NATO ke negara-negara bekas Soviet.

Perasaan dikhianati dan dikepung itu kian menjadi manakala Lithuania, Latvia dan Estonia menjadi anggota NATO pada 29 Maret 2004 dan Uni Eropa pada 1 Mei 2004.

Padahal semua negara yang bergabung dengan NATO dan Uni Eropa ini melakukan hal itu karena terancam oleh Rusia dan ingin keluar dari bayang hegemoni Rusia, selain berusaha mendapatkan akses ekonomi Barat.

Alasan itu pula yang dipakai Ukraina dan Georgia ketika mendekatkan diri kepada NATO dan Uni Eropa. Pun demikian dengan Azerbaijan.

Tetapi pemerintahan-pemerintahan pro Barat di Ukraina dan Georgia baru muncul setelah Putin berkuasa di Rusia. Alhasil hasrat mereka untuk masuk komunitas Eropa dihadang oleh pemimpin Rusia yang paling menentang reorientasi politik negara-negara eks Soviet ke Barat.

Keinginan Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa bahkan berujung gerakan sipil yang dimulai pada 21 November 2013 ketika presiden saat itu Viktor Yanukovych menunda implementasi kesepakatan hubungan dengan Uni Eropa.

Langkah ini memicu protes luas yang berubah menjadi gerakan sipil yang menumbangkan Yanukovych pada Februari 2014.

Gerakan sipil itu memicu gerakan massa balasan dari wilayah timur dan selatan Ukraina yang berpenduduk mayoritas etnis Rusia, termasuk Semenanjung Krimea di mana armada Luat Hitam Rusia berpangkalan.

Rusia lalu menganeksasi Krimea pada Maret 2014. Sebulan kemudian pecah demonstrasi pro-Rusia di Donbas yang berubah menjadi perang saudara yang meluas hingga Donetsk dan Luhansk yang berpenduduk mayoritas etnis Rusia.

Baca juga: Putin peringatkan Presiden Biden sanksi Barat bisa putuskan hubungan AS-Rusia

Pada 2015 dicapai gencatan senjata yang meredakan ketegangan di Ukraina timur, namun beberapa lama kemudian Rusia aktif menggelarkan pasukan di sepanjang perbatasan Ukraina.

Situasi memanas lagi akhir Oktober 2021 ketika militer Ukraina menggunakan drone bersenjata untuk menghancurkan sebuah howitzer yang dioperasikan separatis Ukraina.

Rusia menyebut serangan drone itu melanggar gencatan senjata 2015. Pernyataan ini memicu kekhawatiran bahwa Rusia bakal segera menginvasi Ukraina.

Putin sendiri menyebut penggelaran pasukannya di perbatasan Ukraina adalah jawaban untuk semakin dalamnya kemitraan Ukraina dengan NATO.

Rusia pun mengepung Ukraina dari tiga penjuru; timur, selatan dan utara di Belarus.

Barat terusik. Mereka bersumpah akan menjatuhkan sanksi kepada Putin jika memerintahkan invasi ke Ukraina, dan mengancam Belarus jika sampai menyediakan wilayahnya untuk invasi Rusia ke Ukraina.

Kotak pandora

Alhasil situasi semakin panas saja, tetapi sejumlah kalangan yakin masih ada peluang diplomasi untuk meredakan konflik ini.

Tetapi diplomasi ini terbentur tiga tuntutan Putin yang mustahil diluluskan baik oleh Ukraina maupun Barat.

Pertama, Rusia meminta jaminan NATO bahwa Ukraina tak akan menjadi anggota pakta pertahanan Atlantik utara itu. Kedua, Rusia menuntut peta pengaruh sebelum 1990-an yang mengartikan negara-negara eks Soviet yang bergabung dengan NATO harus meninggalkan pakta pertahanan kawasan itu. Ketiga, Putin meminta Ukraina mengubah haluan politiknya menjadi tidak lagi berorientasi Barat.

Ketiga tuntutan itu sulit dipenuhi karena Barat tak bisa memaksa negara-negara eks Soviet, apalagi yang sudah bergabung dengan NATO dan Uni Eropa, untuk menjauhi Barat dan sebaliknya mendekat Rusia.

Lagi pula itu sudah menyangkut kedaulatan sebuah negara, apalagi berbagai jajak pendapat sejak Krimea dianeksasi Rusia pada 2014, Ukraina kian bernafsu bergabung dengan NATO.

Tindakan Rusia menumpuk pasukan di perbatasan Ukraina justru bakal membuat Ukraina semakin ingin cepat-cepat bergabung dengan NATO.

AS sendiri melihat konflik ini lebih besar dari sekadar Ukraina, karena ini sudah menyangkut kedaulatan nasional dan integritas teritorial.

"Jika kita membiarkan kedua prinsip itu dilanggar, maka sama artinya kita membuka kotak Pandora," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken seperti dikutip Washington Post.

Menurut Blinken, jika AS dan Barat membiarkan Rusia mengintervensi Ukraina, maka itu sama artinya membiarkan negara-negara lain di dunia menduduki wilayah-wilayah di luar negaranya.

Sekilas krisis Ukraina mirip krisis misil Kuba pada 1962 ketika Soviet menggertak AS dengan rencana memasang rudal nuklir di Kuba yang menghadap langsung wilayah AS.

Baca juga: Inggris sedang pertimbangkan kerahkan pasukan ke Ukraina

Konklusi krisis Kuba adalah Soviet mengurungkan niatnya tetapi AS juga urung memasang rudal nuklir di Turki yang berada di selatan Rusia.

Dalam konteks krisis Ukraina, Rusia berusaha menekan NATO untuk tak menggelarkan pasukan dan arsenal nuklir di Eropa timur.

Namun permintaan ini susah dipenuhi AS, apalagi itu dianggap sama dengan mengabaikan perasaan terancam Rusia di kalangan negara-negara seperti Ukraina.

Melihat fakta-fakta ini, krisis Ukraina sepertinya bakal terus memanas sampai beberapa lama kemudian, tetapi tidak akan pecah menjadi perang, paling tidak sebelum Olimpiade Musim Dingin di Beijing digelar bulan depan.

China kabarnya akan marah besar kepada Rusia jika sampai pecah perang di Ukraina ketika Olimpiade Beijing digelar.

Sebuah perang besar saat Olimpiade Beijing akan sama artinya mengalihkan perhatian dunia dari Olimpiade yang sudah diniatkan China sebagai ajang memamerkan pencapaian-pencapaian nasionalnya, termasuk sukses negeri ini dalam melawan pandemi COVID-19.

Tentu saja dunia berharap perang terbuka tak terjadi. Namun saat itu terjadi, maka mesti ada konsesi-konsesi besar untuk akhir konflik seperti ini, atau mungkin sama sekali tidak ada konsesi.

Pewarta : Jafar M Sidik
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Sikap Vladimir Putin terhadap perang Ukraina (Bagian 3)

Sikap Vladimir Putin terhadap perang Ukraina (Bagian 3)

Sabtu, 28 Juni 2025 15:39 Wib

Perkembangan terkini perundingan damai Ukraina-Rusia

Perkembangan terkini perundingan damai Ukraina-Rusia

Selasa, 25 Februari 2025 7:48 Wib

AS sedang incar daerah kaya mineral langka

AS sedang incar daerah kaya mineral langka

Sabtu, 22 Februari 2025 9:03 Wib

Presiden Trump desak Rusia akhiri perang di Ukraina

Presiden Trump desak Rusia akhiri perang di Ukraina

Kamis, 23 Januari 2025 15:03 Wib

Kanselir Jerman bilang perang Rusia-Ukraina penyebab pesawat Azerbaijan jatuh

Kanselir Jerman bilang perang Rusia-Ukraina penyebab pesawat Azerbaijan jatuh

Selasa, 31 Desember 2024 11:56 Wib

Paus Fransiskus bilang serangan Israel di Gaza sebagai 'kekejaman luar biasa'

Paus Fransiskus bilang serangan Israel di Gaza sebagai 'kekejaman luar biasa'

Senin, 23 Desember 2024 11:56 Wib

Trump bilang Putin mau bertemu bahas Ukraina

Trump bilang Putin mau bertemu bahas Ukraina

Senin, 23 Desember 2024 11:31 Wib

Rusia tegas menentang proposal  bekukan konflik di Ukraina

Rusia tegas menentang proposal bekukan konflik di Ukraina

Rabu, 27 November 2024 9:26 Wib

  • Terpopuler
Gubernur NTT: Ada perubahan skema PON XXII NTT-NTB

Gubernur NTT: Ada perubahan skema PON XXII NTT-NTB

15 January 2026 13:43 Wib

PLN mengalirkan tenaga listrik untuk tiga desa di pelosok NTT

PLN mengalirkan tenaga listrik untuk tiga desa di pelosok NTT

13 January 2026 13:00 Wib

Penerbangan internasional di Bandara El Tari Kupang kembali mulai Februari 2026

Penerbangan internasional di Bandara El Tari Kupang kembali mulai Februari 2026

16 January 2026 6:47 Wib

Pesawat ATR 42-500 hilang kontak ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung

Pesawat ATR 42-500 hilang kontak ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung

18 January 2026 9:22 Wib

  • Top News
Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

KPK menangkap Wali Kota Madiun dalam OTT

KPK menangkap Wali Kota Madiun dalam OTT

Mahkamah Konstitusi: Sanksi pidana maupun perdata tak boleh jadi instrumen utama sengketa pers

Mahkamah Konstitusi: Sanksi pidana maupun perdata tak boleh jadi instrumen utama sengketa pers

Imigrasi: Sindikat penipuan love scam di Tangerang dikendalikan lima warga China

Imigrasi: Sindikat penipuan love scam di Tangerang dikendalikan lima warga China

Mahkamah Konstitusi perjelas makna "perlindungan hukum" terhadap wartawan di UU Pers

Mahkamah Konstitusi perjelas makna "perlindungan hukum" terhadap wartawan di UU Pers

ANTARA News NTT

Foto

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video