Dinas Pertanian bantu benih untuk petani Nunkurus

id Pertanian

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Thimoteus Oktovianus (ANTARA Foto/Benny Jahang)

Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, menyalurkan bantuan benih jagung, kacang hijau dan kacang kedelai kepada para petani di Desa Oesao dan Nunkurus yang sedang dilanda kekeringan akibat kemarau tahun ini.
Kupang (AntaraNews NTT) - Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan benih jagung, kacang hijau dan kacang kedelai kepada para petani di Desa Oesao dan Nunkurus yang sedang dilanda kekeringan akibat kemarau tahun ini.

"Pemerintah telah membantu mereka dengan menyalurkan benih bibit unggul untuk membantu para petani di Oesao dan Nunkurus yang gagal tanam akibat musim kemarau," kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Timoteus Oktovianus kepada pers di Oelamasi, Selasa (9/10).

Ia mengatakan bantuan benih jagung, kacang hijau serta kacang kedele itu agar para petani di Oesao dan Nunkurus tetap mengolah lahan persawahan dengan menanam tanaman palawija yang tidak terlalu membutuhkan air.

Menurut dia, tanaman palawija tidak terlalu membutuhkan banyak air sehingga menjadi tanaman alternatif bagi para petani saat lahan persawahan mereka dilanda kekeringan.

"Air sumur bor yang ada tidak mampu mengairi lahan persawahan yang luas, sehingga kami menyalurkan bantuan benih palawija agar para petani tetap mengolah lahan persawahan tersebut," ujarnya tanpa menyebut besar jumlah bantuannya.

Menurut dia, penyaluran bantuan benih itu dilakukan sejak Agustus 2018 dengan memprioritaskan kelompok petani di Oesao dan Nunkurus serta Sulamu yang areal pertaniannya mengalami kekeringan sebagai dampak dari kemarau tahun ini.

Ia mengatakan, pemerintah Kabupaten Kupang telah memberikan bantuan dua unit mesin pompa air untuk petani di Oesao, namun tidak mampu mengairi lahan persawahan setempat karena debit air sangat terbatas.

Baca juga: 2.000 hektare lahan sawah di Oesao kekeringan
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar