Harga Cabai Di Kupang Alami Kenaikan

id Cabai

Seorang pedagang tengah merapikan tumpukan cabai yang didagangkan di pasar Kasih, Naikoten Kota Kupang.(Antara Foto/Kornelis Kaha/)

"Kalau sudah mulai memasuki musim hujan, harga cabai pasti naik, dan pasti terus naik. Tidak mungkin turun,"
Kupang, (AntaraNewsNTT) - Harga cabai di pasar Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), naik tajam selama sepekan terakhir.

Cabai rawit yang sebelumnya dijual dengan harga Rp10 ribu/kilogram, bergerak naik Rp15.000 menjadi Rp25 ribu/kg pada Kamis.

Sementara itu, cabai keriting dari sebelumnya dijual dengan harga Rp35.000/kg naik menjadi Rp40.000 per/kg, cabai besar naik dari Rp20.000/kg menjadi Rp35.000/kg.

Sejumlah pedagang di Pasar Oebobo Kupang mengatakan, harga cabai ini baru mulai naik selama sepekan terakhir dan akan terus bergerak naik.

"Kalau sudah mulai memasuki musim hujan, harga cabai pasti naik, dan pasti terus naik. Tidak mungkin turun," kata Magdalena, seorang pedagang di Pasar Oebobo Kupang.

Menurut dia, selain cabai, tomat juga mengalami kenaikan harga. Harga tomat yang sebelumnya sempat turun hingga Rp5.000/kg naik menjadi Rp15.000/kg.

"Kalau musim hujan seperti ini, hanya sayur-sayuran seperti daun ubi, bunga pepaya, maupun buah pepaya yang turun harga, karena pasokannya banyak. Lain-lainnya pasti naik," katanya.

Yohana, pedagang lainnya mengatakan, harga cabai baru mulai bergerak naik dalam beberapa hari terakhir karena para pedagang harus membeli dengan harga tinggi.

"Kami hanya dapat untung 2-3 ribu per kilogram. Belum ada yang rusak karena cuaca," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar