Aktivis Jambi kafani patung selamat datang dengan kain kafan

id Demo kabut asap

Aktivis Jambi kafani patung selamat datang dengan kain kafan

Seorang aktivis di Jambi menggelar aksi demo dengan mengafani dan berikan masker kepada patung selamat datang Jambi. ANTARA/Nanang Mairiadi/am.

Jambi (ANTARA) - Seorang aktivis di Jambi, Tajri Dannur selaku Ketua DPD AMTI Provinsi Jambi mengelar unjukrasa dengan memasang masker dan kain kafan di patung selamat datang yang berlokasi di kawasan The Hok, sebagai bentuk protes terhadap bencana kabut asap yang semakin pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti Kota Jambi saat ini.

Aksi bentuk protes terhadap semakin pekatnya kabut asap melanda Kota Jambi tersebut digelar Tajri Dannur di patung Selamat Datang Sekapur Sirih yang terletak di jalan protokol Soekarno Hatta, The Hook, Kamis.

Tajri Dannur yang juga akrab disapa Memet ini menggelar aksinya sendirian dan itu sebagai bentuk protes dan kekecewaan terhadap pemerintah yang dianggapnya lambat menanggani karhutla hingga terjadinya bencana kabut asap tersebut.

"Karena sudah banyak aksi protes dari teman-teman kita melakukan aksi sosial seperti ini, ada yang memang turun ke lapangan untuk ikut memadamkan api dan asap serta ada juga yang memberi masker kepada warga dan saya mengkafani dan memberikan masker ke patung-patung sebagai bentuk protes dan kekecewaan," kata Memet.

Dia juga menjelaskan aksinya dengan tulisan berbunyi biarkan kami yang hidup ini mati asalkan jangan patung ini yang mati.

Dalam mengatasi masalah ini pemerintah juga belum bijak untuk mengambil tindakan-tindakan yang kongkrit terhadap perusahaan-perusahaan yang berani membakar lahan yang ada di Provinsi Jambi. Sementara itu Kota Jambi kini masih berselimut kabut asap yang semakin tebal dan sudah membahayakan akibat Karhutla yang terjadi.

Memet juga kembali mengatakan bahwa dalam penanganan kasusnya dinilainya sangat lambat dan yang yang harus kita pikiran saat ini adalah generasi dibawah kita yang organ-organ tubuhnya tidak begitu kuat, maka dari itu saya meminta kepada pemerintah untuk tidak berpangku tangan menyelesaikan kasus asap ini.

Baca juga: Jambi sediakan pengobatan gratis bagi masyarakat terpapar kabut asap
Baca juga: IJTI Jambi bagikan 2.000 masker kepada pengendara, atasi asap karhutla
Baca juga: Bupati Batanghari tinjau Karhutla di Tahura

 

Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar