BPS: perekonomian di Wamena terganggu jika tidak segera antisipasi

id wamena

BPS: perekonomian di Wamena terganggu jika tidak segera antisipasi

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua Bambang Wahyu Ponco Aji meminta Pemda segera memperbaiki perekonomian di Wamena, Selasa (1/10/2019). (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)

Jayapura (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua memprediksi kondisi perekonomian di Wamena Kabupaten Jayawijaya akan terganggu jika pemerintah daerah setempat tidak segera melakukan antisipasi atau upaya perbaikan secepatnya.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua Bambang Wahyu Ponco Aji kepada Antara di Jayapura, Selasa, mengatakan pasalnya, Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu sektor yang dijadikan indikator dalam Nilai Tukar Petani (NTP) di Bumi Cenderawasih.

"Jadi pada bulan mendatang, NTP-nya kemungkinan terganggu karena kondisinya tidak stabil," katanya.

Baca juga: OJK nyatakan perbankan di Wamena beroperasi terbatas

Menurut Bambang, khususnya dalam faktor distribusi barang, pasalnya yang kini berjualan di Wamena adalah orang Padang, Jawa dan lainnya sehingga jika penjualnya semua mengungsi dan stok barang dagangannya tidak ada maka akan mengganggu.

"Ini jelas mengganggu namun berapa lama waktunya, kami tidak tahu, sehingga pemerintah daerah setempat harus segera mengantisipasinya," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya kini menunggu aksi yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah, jika cepat diantisipasi dan rehabilitasi maka tidak akan mengganggu.

Baca juga: Kapolda Papua minta para pengungsi kembali ke Wamena

"Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut maka akan mengganggu perekonomian baik di wilayah tersebut maupun Papua pada umumnya," katanya lagi.

Dia menambahkan jika kondisi di Wamena dibiarkan berlarut-larut maka akan mengganggu NTP Papua dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten setempat.

Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar