Komunitas ojek daring Padang kumpulkan bantuan Wamena

id kerusuhan wamena

Komunitas ojek daring Padang kumpulkan bantuan Wamena

Perantau di Wamena ingin pulang ke kampung halaman. ANTARA/Dokumen

Padang,  (ANTARA) - Komunitas ojek dalam jaringan (daring) di Padang, Sumatera Barat  turun ke jalan untuk mengumpulkan dana bagi para perantau Minangkabau yang ada di Wamena, Papua.

"Kami mendapat informasi dari pemberitaan bahwa butuh dana sekitar Rp4 miliar bagi saudara kita di Wamena, karena itu kami juga ikut berpartisipasi dengan meminta sumbangan di jalan," kata salah satu anggota ojek daring Wardiansyah (31) di Padang, Kamis.

Puluhan pengendara ojek daring itu mengumpulkan sumbangan di Simpang Hotel Grand Zuri.

Mereka mengumpulkan sumbangan dengan menyodorkan kotak kepada para pengendara yang berhenti.
Baca juga: Bantuan untuk perantau di Wamena terkumpul Rp4,3 miliar

"Kami sudah ada di sini sekitar pukul 11.00 WIB, dan rencananya sampai pukul 16.00 WIB nanti," katanya.

Ia mengatakan itu adalah hari pertama pihaknya yang tergabung dalam komunitas Driver Online Padang Selatan (Drops) mengumpulkan dana di jalan.

Kegiatan serupa rencananya berlangsung hingga dua hari ke depan, dan pihaknya akan menambah titik pengumpulan di Simpang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol.

"Waktunya tetap sama sekitar pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, karena teman-teman ada juga yang akan bekerja," katanya.
Baca juga: Penggalangan dana untuk perantau Minang di Wamena jadi Rp3,1 Miliar

Ia mengatakan uang yang berhasil dikumpulkan nantinya akan diserahkan ke Kantor Gubernur Sumbar.

"Semoga kegiatan kami bisa membantu serta meringankan beban sanak-saudara yang ada di Papua," katanya.

Pada bagian lain, komunitas Drops beranggota sebanyak 56 orang, dan berasal dari berbagai perusahaan ojek daring.
Baca juga: ACT buka pusat krisis penanganan dampak kerusuhan Wamena di Sumbar
 

Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar