Lapangan kerja usia produktif harus disiapkan pemerintah, sebut Menko

id Usia produktif,bonus demografi,rakornas,Menko PMK,lapangan kerja,Muhadjir Effendy

Lapangan kerja usia produktif harus disiapkan pemerintah, sebut Menko

Presiden Joko Widodo membuka kegiatan rapat koordinasi nasional di SICC Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) malam. (FOTO ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Bogor, Jabar (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah harus segera menyiapkan lapangan kerja bagi masyarakat kelompok usia produktif.

"Usia produktif tidak akan produktif apabila tidak disediakan lapangan kerja yang produktif juga" kata dia pada rapat koordinasi nasional (rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu malam.

Ia mengatakan pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Maritim dan Investasi akan mendatangkan berbagai macam investasi di Tanah Air dalam rangka membuka lapangan kerja bagi usia produktif.

Menko PMK mengingatkan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia akan berdampak positif apabila pemerintah bisa mengelola dengan baik. Namun, sebaliknya hal itu juga dapat menjadi ancaman.

Ia menegaskan bahwa taruhan usia produktif tersebut sangat besar karena Indonesia memasuki bonus demografi. "Jika pemerintah gagal untuk kapitalisasi penduduk bekerja secara produktif maka risikonya cukup besar," katanya.

"Ketika dia masuk ke usia lanjut maka dia akan menjadi orang yang tidak bisa mendapat pelayanan cukup. Karena negara tidak memiliki tanggungan cukup besar memenuhi hari tua mereka," tambahnya.

Pada kondisi itu, lanjut dia, maka Indonesia akan memasuki negara berpenghasilan menengah. Akibatnya, pemerintah sulit naik menjadi berpenghasilan tinggi tetapi mudah tercebur kembali ke berpenghasilan rendah.

"Inilah ancaman Indonesia kalau sampai kita gagal menyiapkan generasi milenial yang saat ini memasuki usia produktif dan harus disiapkan lapangan pekerjaan produktif juga," katanya.

Oleh karena itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Kerja Presiden Jokowi tersebut terus meningkatkan semua pihak untuk menyadari betul taruhan dari pembangunan sumber daya manusia.

Secara menyeluruh terdapat gerekan-gerakan yang mencakup semua kegiatan seperti masyarakat sehat, sistem jaminan nasional dan program keluarga harapan untuk menyiapkan pembangunan manusia, demikian Muhadjir Effendy.

Baca juga: Jadi Menko PMK, Muhadjir fokus lapangan kerja dan manajemen talenta

Baca juga: Program Kartu Pra Kerja bukan berbentuk pemberian uang

Baca juga: Menaker prioritaskan penciptaan dan perluasan lapangan kerja

Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar