China batalkan semua laga internasional, BWF pertanyakan bulu tangkis

id bulu tangkis, federasi bulutangkis dunia, bwf,world tour finals

China batalkan semua laga internasional, BWF pertanyakan bulu tangkis

Ilustrasi - Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berswafoto dengan menunjukan medali emas saat prosesi penyerahan medali pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/aww.

Jakarta (ANTARA) - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sedang mencari informasi lebih lanjut dari China mengenai keputusan membatalkan semua olahraga internasional di negara tersebut tahun ini, sebelum mereka mengambil keputusan mengenai turnamen akhir tahun World Tour Finals.

World Tour Finals, dijadwalkan akan digelar di Guangzhou pada 16-20 Desember, sudah pernah diubah waktu pelaksanaannya sekali karena pandemi virus corona.

Administrasi Umum untuk Olahraga China mengeluarkan dokumen kebijakan pada Jumat yang menyebutkan satu-satunya event olahraga internasional yang diizinkan di negara tersebut tahun ini adalah uji coba untuk Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.

Baca juga: BWF batalkan China Masters dan Belanda Terbuka karena virus corona
Baca juga: Lin Dan pensiun, pelatih tunggal putra nilai persaingan tak berubah


"BWF sedang berhubungan erat dengan mitra-mitra yang relevan termasuk Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) untuk memperoleh kejelasan lebih lanjut mengenai situasi dan bagaimana ini berpengaruh terhadap Kalender Turnamen BWF 2020," kata organisasi tersebut dalam pernyataannya, Sabtu.

Turnamen China Masters di Lingshui pada Agustus sudah dibatalkan.

China Open di Changzhou mulai 15-20 September dan satu turnamen di Fuzhou pada 3-8 November masih terdaftar dalam kalender BWF saat ini, demikian dikutip dari Reuters.

Baca juga: BWF rilis jadwal baru, PBSI lebih selektif pilih turnamen
Baca juga: Setelah pensiun, Lin Dan masih ingin tampil di Kejuaraan Nasional


 

Pewarta : Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar