Pertamina MOR 1 targetkan 25 titik Pertashop di Sumut

id Pertashop di Sumut, Pertamina MOR I, Kabupaten Simalungun, BBM berkualitas

Pertamina MOR 1 targetkan 25 titik Pertashop di Sumut

Pertashop di Simalungun, Sumut. (ANTARA/Humas Pertamina MOR 1)

Medan (ANTARA) - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) 1 menargetkan ada 25 titik Pertashop (penyalur bahan bakar minyak/BBM resmi skala kecil) di Sumatera Utara untuk memudahkan konsumen mendapatkan BBM berkualitas dengan harga sama di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Dari target 25 Pertashop, sudah ada 14 Pertashop di Sumut sehingga diharapkan target itu bisa tercapai," ujar Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina MOR 1, M Roby Hervindo di Medan, Rabu.

14 Pertashop itu ada di sembilan kabupaten/kota, yakni Kabupaten Karo, Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Simalungun.

Baca juga: Pertashop Pertamina sudah menyebar di 39 titik di Jatim

Di Simalungun, Pertashop baru beroperasi tanggal 9 Agustus 2020 di Desa Lestari Indah.

Ke depan, Pertashop akan ada di beberapa titik lagi karena saat ini sedang dalam proses administrasi dan penilaian dari tim Pertamina.

"Pertashop merupakan komitmen Pertamina untuk terus memperluas akses energi hingga ke pelosok negeri," katanya.

Baca juga: Pertamina tambah jangkauan di Jawa Barat lewat Pertashop

Selain memperluas akses energi hingga ke pelosok negeri, keberadaan Pertashop mendukung perekonomian lokal.

Bisnis Pertashop juga menjanjikan karena saat ini permintaan BBM berkualitas, terus meningkat.

Pada Juli, misalnya, konsumsi Pertalite naik tujuh persen, Pertamax naik delapan persen dan Pertamax Turbo satu persen.

Permintaan Dexlite juga bertambah 30 persen dan Pertamina Dex satu persen.

Pengelola Pertashop di Desa Lestari Indah, Simalungun, P Sirait, mengatakan, warga menyambut baik kehadiran Pertashop dengan alasan masyarakat mudah mendapatkan BBM berkualitas dengan harga standar/sama di SPBU.
 

Pewarta : Evalisa Siregar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar