Kasus COVID-19 meningkat tajam di Kepri

id Kasus COVID 19, meningkat tajam, di Kepri

Kasus COVID-19 meningkat tajam di Kepri

Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah. (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien COVID-19 dalam pekan ini meningkat tajam.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah itu bertambah 68 orang sehingga menjadi 1024 orang.

"Selama ini belum pernah dalam sehari bertambah sampai 68 kasus," ujarnya yang juga Sekda Kepri.

Arif mengatakan jumlah pasien COVID-19 di Batam meningkat tajam dibanding di Karimun, Bintan dan Tanjungpinang. Jumlah kasus COVID-19 di Batam bertambah 59 orang dari 68 orang total pasien di Kepri pada hari ini.

Baca juga: Ada pekerja migas di Anambas-Kepri positif COVID-19, sebut Dinkes

Baca juga: Kembali melonjak, 46 warga Batam positif COVID-19


Total jumlah pasien COVID-19 di Batam mencapai 661 orang, sementara yang sudah sembuh 377 orang, dan meninggal 31 orang. Jumlah kasus aktif di Batam 253 orang.

Sementara di Tanjungpinang bertambah lima kasus sehingga menjadi 174 orang, dan di Bintan bertambah empat kasus sehingga menjadi 61 orang.

Pasien COVID-19 di Tanjungpinang yang sudah sembuh 128 orang, sementara yang meninggal dunia empat orang. Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang 42 orang.

Di Karimun tidak ada penambahan kasus COVID-19. Total kasus COVID-19 di Karimun mencapai 31 orang, 19 orang di antaranya sudah sembuh.

"Di Lingga kasus COVID-19 hanya satu orang, dan merupakan kasus lama. Lingga, Anambas dan Natuna ditetapkan sebagai zona hijau," tuturnya.

Arif mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penularan COVID-19.

Caranya mudah, lakukan aktivitas dengan menaati protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. "Batasi diri untuk ke luar daerah yang terjadi transmisi lokal penularan," katanya.*

Baca juga: Penjemput paksa jenazah COVID-19 di Batam-Kepri ditetapkan tersangka

Baca juga: Gubernur minta masyarakat bijaksana terkait jenazah COVID-19

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar