Cuaca DKI diprakirakan berawan hingga hujan ringan saat libur panjang

id cuaca dki,bmkg

Cuaca DKI diprakirakan berawan hingga hujan ringan saat libur panjang

Ilustrasi - Cuaca ibu kota DKI Jakarta cerah berawan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Provinsi DKI Jakarta berawan hingga hujan ringan pada Rabu (28/10) yang menjadi hari pertama libur panjang cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Melansir laman resmi BMKG yang dikutip di Jakarta, Rabu, diperkirakan cuaca Ibu Kota berawan hingga cerah berawan pada pagi hari di seluruh wilayah kota administrasi.

Cuaca cerah berawan diperkirakan akan berlanjut pada siang hari untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Sementara wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan mengalami hujan ringan.

BMKG juga menerbitkan peringatan dini untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat di Jakarta Selatan pada sore menjelang malam hari.

Sementara pada malam harinya seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah berawan hingga dini hari. Hanya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diprediksi mengalami hujan ringan pada dini hari.

Untuk wilayah penyangga Ibu Kota seperti Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor diprediksi juga cerah berawan di pagi hari. Namun pada siang hari hingga malam hari diprakirakan hujan ringan di wilayah Bekasi, Depok, dan Bogor. Sementara Kota Tangerang hanya berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hari yang akan berakhir menjadi berawan pada malam dan dini hari.

Untuk wilayah Bekasi, Depok, dan Bogor diprediksi hanya akan berawan pada dini harinya dengan suhu paling rendah bisa mencapai 19 derajat celcius dan suhu tertinggi pada siang hari mencapai 30 derajat celcius.

Baca juga: Selasa, waspadai hujan disertai petir di Jakarta Selatan
Baca juga: BPBD DKI Jakarta sebut ada potensi hujan lebat hingga 27 Oktober
Baca juga: Gempa "intraplate" di Pangandaran, merusak dan dirasakan hingga jauh

Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar