BNNP Kalsel amankan oknum anggota DPRD Tanah Laut pesta sabu-sabu

id Bnnp kalsel,Anggota DPRD Tanah Laut,Syahrun, PDI P Tala

BNNP Kalsel amankan oknum anggota DPRD Tanah Laut pesta sabu-sabu

Kantor BNNP Kalsel. (ANTARA/Firman)

Banjarmasin (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNNP Kalsel) mengamankan seorang oknum anggota DPRD Tanah Laut (Tala) berinisial SYA diciduk diduga saat pesta sabu-sabu.

"Iya, dia semalam diamankan. Diduga nyabu tetapi sudah dilakukan rehab jalan sesuai Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 127," kata Kasi Penyidikan BNNP Kalsel Kompol Yanto Suparwito di Banjarmasin, Jumat.

SYA diamankan bersama tiga orang rekannya di sebuah rumah di kawasan Jalan Karang Anyar 2, Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru pada Selasa (1/12).

Petugas mendapati sang wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sedang pesta narkoba hingga langsung digelandang ke kantor BNNP Kalsel untuk diperiksa.

Baca juga: Empat kurir 300 kg sabu-sabu jalani sidang perdana di PN Banjarmasin

Baca juga: Pembawa 208 kg sabu-sabu di Kalimantan Selatan divonis mati


Setelah dilakukan asesmen, keempatnya hanya sebagai korban penyalahguna hingga penyidik BNNP Kalsel memutuskan untuk dilakukan rehabilitasi.

Oknum wakil rakyat yang terjaring karena menggunakan narkoba itu diketahui anggota terpilih DPRD Kabupaten Tanah Laut periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Kecamatan Kintap, Jorong dan Batu Ampar.

Dalam aturan Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 127 ayat 3 menyebutkan jika penyalahguna narkoba terbukti hanya menjadi korban, maka individu terkait wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Namun, apabila terkait sindikat atau terlibat peredaran narkoba, maka yang bersangkutan diproses secara hukum hingga ke pengadilan.*

Baca juga: Napi Lapas Bayur pengendali 1 kilogram sabu dipindahkan ke Banjarmasin

Baca juga: BNNP Kalsel gagalkan pasokan 1 kilogram sabu-sabu asal Balikpapan

Pewarta : Firman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar