Antisipasi efek vaksin COVID-19, Pemkot Serang siapkan tim KIPI

id Vaksinasi

Antisipasi efek vaksin COVID-19, Pemkot Serang siapkan tim KIPI

Kepala Bidang (Kabid) Pengedalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Serang, Ratu Anita. ANTARA/Mulyana

Serang, Banten (ANTARA) -
Pemerintah Kota Serang Provinsi Banten menyiapkan tim Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terdiri dari dokter spesialis sebagai antisipasi dalam penanganan cepat saat ada kejadian pada tenaga kesehatan usai dilakukan vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

"Untuk mengantisipasi dari reaksi vaksin itu sendiri, tentunya kita juga sudah menyiapkan tim khusus untuk penanganannya. Namanya adalah Pokja KIPI yaitu akan menangani apabila setelah divaksin ada reaksi atau efek samping," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengedalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Serang, Ratu Anita di Serang, Rabu.

Baca juga: 13 ribu tenaga kesehatan Jakarta Utara segera divaksin

Ia menjelaskan pada umumnya dampak ringan akan terjadi setelah dilakukan vaksinasi itu, seperti gejala demam sebagai reaksi dari bekerjanya vaksin dalam tubuh. Jika nantinya gejala tersebut terus menerus dialami oleh nakes, maka tim KIPI yang bertugas akan langsung menanganinya lebih cepat.

"Memang kalau setelah diimunisasi itu ada reaksi, karena vaksin dalam tubuh bereaksi. Tetapi mudah-mudahan tidak terjadi reaksi yang berlebih, dan nanti kalau proses vaksin sudah dilakukan tentunya orang tersebut boleh beraktivitas seperti biasa," katanya menjelaskan.

Baca juga: Riau kembali dapat kiriman 22.840 dosis vaksin COVID-19

Ia mengatakan, sebanyak 3.380 dosis vaksin sinovac sudah diterima oleh pihaknya yang akan diberikan kepada nakes dan perwakilan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), Kepala OPD serta tokoh masyarakat sudah terdata.

Kemudian, pihaknya juga telah menyiapkan 33 fasilitas kesehatan (faskes) untuk pelayanan vaksinasi yang terdiri dari 16 Puskesmas, 9 klinik dan 8 rumah sakit (RS) daerah baik milik pemerintah maupun swasta.

Baca juga: Tokoh Agama : Vaksinasi merupakan kewajiban bukan pilihan

"Ada 33 fasilitas kesehatan yang akan menerima kegiatan imunisasi vaksin ini. Kemudian dari 33 itu terdiri dari 16 PKM, klinik dan RS yang ada di Kota Serang," katanya.

Menurutnya, di setiap fasilitas kesehatan itu menempatkan tiga vaksinator yang akan melakukan imunitas, kemudian untuk tahap vaksinasi kepada masyarakat akan dilakukan setelah Pemkot Serang mendapat distribusi tambahan dari Pemprov Banten.

"Kalau vaksinator ada 99 di setiap rumah sakit itu ada 3 di dalam ruangan itu, tentunya vaksinator ini dari Kota Serang," kata Anita.

Pewarta : Mulyana
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar