WIKA lunasi kewajiban obligasi global Komodo Bond Rp5,4 triliun

id wika,obligasi global,komodo bond

WIKA lunasi kewajiban obligasi global Komodo Bond Rp5,4 triliun

Logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. ANTARA/bumntrack.com

Jakarta (ANTARA) - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA mencatatkan raihan positif pada pekan terakhir Januari 2021 dengan keberhasilan melunasi kewajiban obligasi global, Komodo Bond sebesar Rp5,4 triliun.

“Kemampuan perusahaan untuk menyelesaikan kewajiban masih sangat terjaga. Ditopang dengan model bisnis yang terintegrasi, WIKA layak menjadi pilihan investor, owner proyek, para mitra kerja, serta publik,” ujar Direktur Keuangan WIKA, Ade Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Ade, keberhasilan pelunasan Komodo Bond tersebut ditopang oleh beberapa aspek diantaranya keuangan perseroan yang sehat, kepercayaan publik pada penerbitan obligasi, serta dukungan dari institusi keuangan dimana hal tersebut membuktikan bahwa WIKA masih menjadi perusahaan yang dipercaya oleh investor dan institusi keuangan.

Keberhasilan melunasi kewajiban obligasi global ini, diharapkan dapat menjadi stimulan motivasi bagi BUMN lain.

WIKA telah menerbitkan obligasi global berdenominasi rupiah (Komodo Bond) di London Stock Exchange’s International Securities Market (ISM).

Komodo Bond WIKA kala itu berhasil mendapatkan permintaan sebesar 2,5x (oversubscribed). Hal itu menunjukkan kekuatan profil risiko WIKA serta minat para investor global untuk berinvestasi di sektor infrastruktur Indonesia.

Profil investor global yang berminat terhadap Komodo Bonds WIKA sejumlah 67 persen berasal dari Asia, 13 persen dari Eropa dan Timur Tengah, 10 persen dari Amerika Serikat dan 10 persen dari investor dalam negeri, Indonesia.

Komodo Bonds WIKA dengan tenor 3 tahun berhasil menghimpun dana sebesar Rp5,4 triliun (setara dengan 405 juta dolar AS) dengan kupon sebesar 7,7 persen per tahun.

Komodo Bonds tersebut berhasil mendapatkan dukungan dari investor global dan mencapai oversubscribed atau kelebihan permintaan sebanyak 2,5 kali. Dana yang diperoleh digunakan untuk investasi dan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Baca juga: Obligasi tahap I WIKA oversubscribed 2,5 kali
Baca juga: Awali 2021, WIKA raih 2 kontrak baru strategis
Baca juga: Di tengah pandemi, belanja WIKA ke UMKM capai Rp1,5 triliun pada 2020

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar