Kemarin, mulai tak ada ujian susulan UTBK hingga Siklon Tropis Surigae

id UTBK,Siklon tropis,Siklon tropis Surigae

Kemarin, mulai tak ada ujian susulan UTBK hingga Siklon Tropis Surigae

Peninjauan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) oleh Dirjen Dikti Kemendikbud Prof Nizam di Pusat UTBK UI di Salemba, Jakarta, Rabu (14/4/2021). ANTARA/Indriani/am.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora Rabu (14/4) yang menarik dan layak untuk dibaca pagi ini mulai tak ada ujian susulan UTBK bagi peserta positif COVID-19 hingga Siklon Tropis Surigae yang berpotensi jadi topan/typhoon.

Berikut berita-berita tersebut:

1. LTMPT: Tidak ada ujian susulan bagi peserta UTBK yang positif COVID-19

Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Budi Prasetyo mengatakan peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang hasil tes COVID-19-nya dinyatakan positif, tidak bisa mengikuti ujian susulan.

“Pada tahun ini, kami tidak menyediakan ujian susulan karena keterbatasan waktu. Di Jakarta saja, kami menambah waktu dua hari untuk setiap sesi dan semuanya penuh baik itu gelombang satu dan dua,” ujar Budi.

Baca juga: Kemendikbud : Kewajiban tes cepat peserta UTBK tergantung daerah

Baca juga: Ketua LTMPT: Peserta tidak hadir UTBK otomatis gugur

2. Penerima vaksin COVID-19 bertambah 103.543 menjadi 10.477.506 orang

Jumlah penerima vaksin COVID-19 di Indonesia bertambah 103.543 orang, sehingga total mencapai 10.477.506 orang yang diberi vaksin COVID-19 hingga 14 April 2021, dengan pemberian suntikan dosis pertama.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Rabu, dari 10.477.506 orang tersebut, sebanyak 5.568.857 orang sudah diberikan vaksin COVID-19 dosis kedua, atau bertambah 136.860 orang.

3. Di Nunukan, warga perbatasan RI-Malaysia "ngabuburit" berburu takjil

Umat Islam di perbatasan Indonesia dengan Malaysia, yakni di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 Masehi, berbondong-bondong melakukan "ngabuburit" sekaligus berbelanja takjil untuk berbuka puasa.

"Sejak mulai bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah ini, tiap sore kami 'ngabuburit' berburu takjil untuk kebutuhan berbuka puasa bersama orang tua dan saudara-saudara di rumah," kata Suci, remaja usia 15 tahun yang ditemui di Nunukan, Rabu petang.

4. 100 warga disabilitas di Tulungagung ikuti vaksinasi COVID-19

Sebanyak 100 warga disabilitas di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, mengikuti program vaksinasi COVID-19 yang dipusatkan di RS Prima Medika Tulungagung.

Layanan imunisasi dilakukan mulai dari pintu masuk gedung, hall area pendaftaran, serta lorong ruang tunggu RS Prima Medika.

"Ini vaksinasi dosis pertama, karena jumlahnya terbatas, satu hari ini bisa selesai," kata Moesyafi, pendamping penyandang disabilitas Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Moesyafii di Tulungagung.

5. BMKG prediksi Siklon Tropis Surigae berkembang jadi topan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Siklon Tropis Surigae diprakirakan akan berkembang menjadi badai tropis kuat (STS) dan bahkan topan/typhoon (TY) pada tanggal 16 April 2021.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan saat ini bibit siklon tropis di Utara Papua telah berkembang menjadi Siklon Tropis Surigae yang bergerak ke arah barat laut mendekati wilayah Filipina.

"Akibatnya, saat ini terjadi peningkatan kecepatan angin rata-rata di wilayah Utara Sulawesi dan sekitarnya berkisar 8 - 20 knot," ujar Dwikorita dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga: BMKG prediksi Siklon Tropis Surigae berkembang jadi topan

Baca juga: BPBD Papua Barat siagakan 13 kapal antisipasi Siklon Tropis Surigae


Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar