95 persen pasien COVID-19 di Papua Barat sembuh

id Covid-19, Pasien Sembuh, Papua Barat, Satgas COVID-19

95 persen pasien COVID-19 di Papua Barat sembuh

Infografis perkembangan COVID-19 Provinsi Papua Barat, Sabtu (1/5/2021). ANTARA/HANS ARNOLD KAPISA.

Manokwari (ANTARA) - Lebih dari 95 persen pasien COVID-19 di Provinsi Papua Barat dinyatakan sudah sembuh, namun temuan kasus baru dari hasil pelacakan per hari ini juga masih tinggi.
 
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Papua Barat Arnold Tiniap di Manokwari, Sabtu, melaporkan ada tambahan 32 pasien sembuh di provinsi itu pada hari ini, Sabtu (1/5).
 
"Sampai Sabtu ini, total pasien sembuh di Papua Barat mencapai 8.553 orang atau sekitar 95,1 persen," katanya.

Baca juga: Denda dari pelanggaran protokol kesehatan di Sorong capai Rp53,5 juta

Baca juga: UNICEF sebut Papua-Papua Barat responsif lindungi anak saat pandemi
 
Tiniap juga melaporkan adanya tambahan kasus baru positif COVID-19 di Papua Barat sebanyak 32 orang, berasal dari Kabupaten Sorong 16, Manokwari 9, Kota Sorong 6, dan Raja Ampat 1 kasus.
 
"Hari ini ada tambahan 32 kasus baru orang terinfeksi virus corona, sehingga total kasus positif COVID-19 di Papua Barat sebanyak 8.974 atau 21,3 persen," kata Tiniap.
 
Dia mengatakan dari 8.974 orang yang terinfeksi virus corona di Papua Barat, 151 diantaranya meninggal dunia terbanyak di Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari.
 
"Persentase kematian akibat infeksi virus corona di Papua Barat 1,7 persen dari total kasus positif selama pandemi. Kasus kematian tertinggi di Kota Sorong, yakni 55 orang dan Manokwari 41 orang," ujar Tiniap.
 
Tiniap mengimbau masyarakat di Provinsi Papua Barat agar menaati anjuran protokol kesehatan, mengingat temuan kasus baru di provinsi itu masih tinggi.
 
"Wabah ini masih berlangsung, ancaman virus ini masih ada, belum selesai. Bahkan, temuan kasus di wilayah kita meningkat tajam," katanya.

Baca juga: Menko PMK ajak masyarakat nikmati protokol kesehatan

Pewarta : Hans Arnold Kapisa
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar