Cegah COVID-19, selama Idul Fitri tempat wisata di Balikpapan ditutup

id tempat wisata,balikpapan,kaltim,Lebaran 2021,ditutup,pandemi covid-19

Cegah COVID-19, selama Idul Fitri tempat wisata di Balikpapan ditutup

Dokumentasi - Suasana Pantai Manggar di hari libur setelah Pemkot Balikpapan, Kaltim, mengizinkan tempat wisata kembali buka saat jumlah kasus positif COVID-19 mulai menurun. ANTARA/novi abdi.

Balikpapan, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bakal menutup tempat wisata di kota itu untuk mencegah penularan wabah COVID-19 di masa perayaan Idul Fitri 1442 Hijriyah.

“Kami tutup sementara tempat-tempat wisata pada Lebaran 2021 nanti, yaitu antara tanggal 13 hingga 16 Mei 2021,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Balikpapan, Zulkifli, Sabtu (8/5) di Balikpapan.

Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah diperhitungkan jatuh pada Rabu-Kamis 13-14 Mei 2021.

Warga "Kota Minyak" itu  memiliki kebiasaan mengunjungi tempat-tempat wisata, terutama Pantai Manggar dan Lamaru di Balikpapan Timur, sekitar 30 km dari pusat kota di Klandasan.

Di masa normal puluhan ribu orang memenuhi pantai-pantai tersebut untuk berwisata, yang antara lain menyebabkan kemacetan hingga beberapa kilometer di Jalan Mulawarman dimulai dari gerbang masuk jalan ke pantai tersebut.

Karena itu, menurut Zulkifili, Pantai Manggar, Pantai Lamaru, Pantai Kemala, Pantai Kilang Mandiri, Pantai Monpera dan Pantai Melawai di dekat pusat kota, Kebun Raya Balikpapan, Taman Bekapai, Taman Lalulintas, Dome, Taman Tiga Generasi, dan kawasan Grand City di Balikpapan Utara, semua akan ditutup pada tanggal-tanggal yang sudah ditetapkan di atas.

“Untuk mal dan pusat perbelanjaan, di mana juga ada arena permainan anak-anak, bioskop, kawasan kuliner, tutup pada tanggal 13 Mei,” katanya.

Di sejumlah mal dan kawasan kuliner juga diadakan pos penegakan protokol kesehatan oleh personel gabungan Satpol PP, polisi, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Personel yang ada di pos itu bertugas mengingatkan pengunjung untuk selalu mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Kemudian untuk jam buka usaha masyarakat seperti warung atau toko, diizinkan buka hingga pukul 22.00 WITA dari semula hingga pukul 23.00 WITA.

“Di atas pukul 23.00 WITA hanya bisa melayani beli-bawa-pulang,” kata Zulkifli.

Wali Kota dan juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan Rizal Effendi menegaskan bahwa semua langkah-langkah ini hanya untuk kebaikan dan kesehatan bersama.

“Termasuk larangan mudik. Jadi mohon dipatuhi agar kita semua terjaga,” katanya.

Baca juga: Bayi umur 3 bulan meninggal karena COVID-19 di Balikpapan

Baca juga: 14 kontak erat TKI Balikpapan positif COVID-19 B-117 diperiksa satgas

Baca juga: Bioskop dan arena permainan anak sudah boleh buka kembali


Pewarta : Novi Abdi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar