PMI terkurung di Sungai Penchala terima bantuan logistik

id Malaysia,PKPD,Covid-19

PMI terkurung di Sungai Penchala terima bantuan logistik

Duta Besar RI di Kuala Lumpur, Hermono saat di Sungai Penchala sebelum PKPD. ANTARA Foto/Ho-Madya Akmal (1)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Para pekerja migran Indonesia (PMI) yang terkurung di Kampung Sungai Penchala, Damansara, Selangor, Malaysia, karena lokasinya terpapar COVID-19 menerima bantuan logistik dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

"Kami dengan dibantu ormas Indonesia di Malaysia sudah mengirimkan ke-63 dus bantuan logistik yang diserahkan ke koordinator di kawasan tersebut dari Himpunan Keluarga Kerinci Bersatu Malaysia," ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar, Kamis.

Duta Besar RI di Kuala Lumpur, Hermono bersama Presidium Aliansi Organisasi Masyarakat Indonesia (AOMI) di Malaysia Hardjito dan Ketua Badan Pelaksana KNPI Malaysia Tengku Adnan ikut serta dalam pengiriman logistik tersebut.

Baca juga: Malaysia peringatkan peningkatan kematian, kasus COVID-19 pada anak
Baca juga: Suasana ibu kota Malaysia relatif sepi menjelang penguncian total

Yoshi mengatakan pihaknya tidak bisa langsung mendistribusikan bantuan logistik tersebut ke-63 warga namun melalui koordinatornya karena kawasan tersebut sudah dalam pengamanan aparat keamanan di Malaysia.
Pengambilan logistik dari KBRI Kuala Lumpur. ANTARA Foto/Ho-Azhari (1)


Sebelumnya pada Selasa (8/6) Menteri Senior Pertahanan, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengumumkan Kampung Sungai Penchala di antara tujuh lokasi yang dikenakan Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan (PKPD) serentak mulai Kamis (10/6) karena terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 hingga 65 kasus dalam masa dua Minggu.

Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan (PKPD) yang dilaksanakan di satu kawasan di Kuala Lumpur dan enam lokasi di Sabah berlangsung 10 Juni hingga 23 Juni 2021.

Berdasarkan yang terjadinya sebelum sebuah kawasan yang dikenai PKPD ditutup dengan kawat berduri oleh tentara sedangkan penghuninya dan orang luar tidak boleh masuk ke kawasan tersebut kecuali petugas kesehatan dan aparat keamanan.

Petugas kesehatan kemudian melakukan tes COVID-19 ke penghuni kawasan tersebut dan mereka yang diketahui tertular langsung dibawa ke Rumah Sakit Sungai Buloh kalau berada di Kuala Lumpur.
Baca juga: Penggunaan tempat tidur ICU COVID-19 di Malaysia sudah 104 persen

Pewarta : Agus Setiawan
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar