Kasus COVID-19 di Karawang meningkat akibat adanya klaster industri

id Klaster industri, penyebaran COVID-19, COVID-19, prokes, kerumunan

Kasus COVID-19 di Karawang meningkat akibat adanya klaster industri

Satgas Penanganan COVID-19 Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini/dok)

Karawang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan ka0sus positif COVID-19 di kabupaten itu meningkat menyusul ditemukannya klaster penularan baru di salah satu kawasan industri di daerah tersebut.

"Kasus harian penyebaran COVID-19 memang meningkat sejak beberapa hari terakhir, ditambah lagi ada temuan klaster industri," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 setempat Fitra Hergyana, di Karawang, Minggu.

Menurut dia, baru-baru ini ditemukan penyebaran virus corona dari klaster industri di salah satu perusahaan di wilayah Karawang.

Ia mengatakan, dari 141 karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan di Kawasan Industri Mitra Karawang, 60 karyawan di antara positif COVID-19.

Selanjutnya 60 karyawan yang positif tersebut langsung menjalani isolasi mandiri.

Sementara pihak perusahaan diminta memperbaiki penerapan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan.

"Dari 60 karyawan yang positif itu, tidak ada yang dirawat. Mereka isolasi mandiri dengan pantauan petugas Satgas setempat. Untuk keperluan obat-obatan dikirim dari Puskesmas," katanya.

Pada Minggu ini, Dinas Kesehatan Karawang melaporkan jumlah kumulatif kasus konfirmasi positif COVID-19 mencapai 20.959 kasus.

Dari jumlah kumulatif itu, sebanyak 1.187 orang di antaranya masih dirawat, 478 orang isolasi mandiri, 669 orang meninggal dunia, dan sebanyak 19.103 orang dinyatakan sembuh.

Baca juga: 40 persen karyawan satu perusahaan di Karawang-Jabar positif COVID-19
 

Pewarta : M. Ali Khumaini
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar