TNI dan Polri bantu tenaga kesehatan percepat vaksinasi di Banten

id Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, sentra vaksinasi COVID-19, bantu tenaga kesehatan,panglima tni vaksin

TNI dan Polri bantu tenaga kesehatan percepat vaksinasi di Banten

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito saat meninjau sentra vaksinasi, di Universitas Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, Minggu (18/7/2021). ANTARA/HO-Puspen TNI.

Jakarta (ANTARA) -
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI dan Polri akan membantu tenaga kesehatan dalam rangka percepatan vaksinasi yang terus akan dilaksanakan di wilayah Banten, sehingga capaian target bisa segera dilalui dan herd immunity (kekebalan komunal) segera bisa dicapai.

"Dengan demikian, maka kita sudah mampu melindungi masyarakat kita yang ada di wilayah Banten," kata Panglima TNI, saat meninjau sentra vaksinasi di Universitas Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, Minggu.
 
Saat meninjau sentra vaksinasi, Panglima TNI didampingi oleh Kapolri Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kapolda Banten Irjen Pol Rudi Heriyanto.

Vaksinasi yang diselenggarakan di Aula Untirta ini dikoordinir oleh Korem 064/MY dan Polda Banten, dengan sasaran target 4.000 orang menggunakan vaksin jenis Sinovac.
 
Adapun tenaga kesehatan yang diperbantukan TNI berjumlah 25 orang, Polri 10 orang, dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten sebanyak 20 orang.

Marsekal Hadi mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan bantuan obat-obatan gratis yang akan diserahkan kepada masyarakat sedang melaksanakan isolasi mandiri karena adanya gejala atau tanpa gejala.
 
Pendistribusiannya akan diatur secara berjenjang dengan melibatkan babinsa, bhabinkamtibmas, dan petugas puskesmas sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
 
"Hal ini sangat penting, dan kita harapkan masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri bisa segera sembuh, karena adanya obat gratis tersebut," kata mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) ini pula.
 
Panglima TNI mengingatkan kembali untuk bersama-sama menegakkan disiplin protokol kesehatan, yaitu dengan menggunakan masker.
 
"Apabila kita menggunakan masker, sekitar 95 persen kita akan terlindung dari terpapar COVID-19," kata Marsekal Hadi.

Dia pun meminta media massa untuk terus menggelorakan penggunaan masker sampai ke tingkat desa, karena permasalahannya saat ini klasternya adalah klaster keluarga.
 
Mantan Irjen Kementerian Pertahanan ini, juga mengimbau kepada babinsa, bhabinkamtibmas untuk selalu mengingatkan terus kepada masyarakat jangan lupa menggunakan masker.
 
"Apabila kita ingin terlindung dari paparan COVID-19, kuncinya satu gunakan masker, setelah itu baru divaksinasi, sehingga kita memiliki kekebalan, kita punya daya tahan, apabila kita diserang oleh yang namanya COVID," ujarnya lagi.
 
Panglima TNI dan Kapolri melepas ribuan paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat secara simbolis yang dilakukan oleh babinsa dan bhabinkamtibmas di halaman GOR Untirta.

Total bansos yang dibagikan sebanyak 136 ton beras dan 150.000 paket sembako.

Sedangkan dudang obat paket di Kodim Serang untuk didistribusikan kepada warga yang isoman, yaitu paket isoman 2 sebanyak 790 paket, dan paket isoman 3 sebanyak 790 paket.
 
Selain obat-obatan paket isoman, kodim setempat juga berupaya swadaya untuk menyediakan obat-obatan lain dan alat kesehatan ringan.
Baca juga: Panglima: Budayakan bermasker dan isolasi mandiri untuk lawan COVID-19
Baca juga: Panglima TNI: Masyarakat ikut vaksin adalah pahlawan kesehatan

Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar