PN Semarang tolak praperadilan 13 nasabah pembobol Bank Jateng

id Praperadilan bank jateng

PN Semarang tolak praperadilan 13 nasabah pembobol Bank Jateng

Sidang praperadilan 13 nasabah terduga pembobolan Bank Jateng terhadap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah di Semarang, Senin. ANTARA/ I.C.Senjaya.

Semarang (ANTARA) - Pengadilan Negeri (PN) Semarang menolak gugatan praperadilan 13 nasabah terduga pembobolan Bank Jateng terhadap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

"Menyatakan, menolak gugatan pemohon," kata hakim tunggal Kadarwoko dalam sidang di PN Semarang, Senin.

Baca juga: Pengacara sebut penyidikan pembobolan Bank Jateng tanpa PPATK dan OJK

Ke-13 nasabah yang mengajukan gugatan tersebut masing-masing Suparno, Moh Ishomuddin Al Haq, Moh Bahauddin Al Haq, Nurhadi, Supriyono, Mustofa, Thozali, Masyithoh, Dyah Ayu Fitri Ambarwati, Karomah, Imroah, Sri Muningsih, dan Romdlonah.

Sebanyak 13 orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas tindak pidana transfer dana dan pencucian uang.

Baca juga: Sebanyak 13 nasabah pembobol Bank Jateng praperadilankan Polda Jateng

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan tindakan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah dalam menangani perkara tersebut telah sesuai prosedur.

"Menyatakan bahwa dalil pemohon tidak berdasar hukum," katanya.

Baca juga: Bank Jateng luncurkan kredit untuk wirausaha muda

Ia menjelaskan tidak ada.kewajiban termohon untuk menerbitkan surat perintah penyelidikan.

Selain itu, kata dia, dalil pemohon bahwa perkara ini merupakan ranah perdata harus dibuktikan dalam persidangan pidana nantinya.


Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar