Banjir terjang Sumbawa Barat
Selasa, 14 Februari 2023 13:06 WIB
Banjir menggenangi rumah-rumah warga di Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (14/2/2023). (ANTARA/Nur Imansyah).
Mataram (ANTARA) - Bencana banjir menerjang Kabupaten Sumbawa Barat di Nusa Tenggara Barat akibat meluapnya aliran sungai Brang Rea Taliwang yang terjadi di wilayah itu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ruslan Abdul Gani mengatakan banjir yang terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat diakibatkan cuaca ekstrem berupa curah hujan lebat yang terjadi sejak Senin (13/2) sehingga air sungai menjadi meluap.
"Ini akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada hampir semua wilayah di NTB," ujarnya.
Ia menyebutkan terdapat sembilan desa atau kelurahan yang terdampak banjir di Kabupaten Sumbawa Barat. Di antaranya, Seminar Salit, Sapugara Bree, Tepas Sepakat, Tepas, Beru yang berada di Kecamatan Brang Rea.
Selanjutnya wilayah yang terdampak berada di Tamekan, Sampir, Bugis dan Menala yang berada di Kecamatan Taliwang.
"Total ada 2.952 kepala keluarga (KK) atau 11.808 jiwa yang terdampak banjir di Kabupaten Sumbawa Barat," ungkapnya.
Ia mengungkapkan saat ini kebutuhan mendesak di lokasi banjir yang dibutuhkan mulai dari peralatan, personil, terpal, selimut, makanan siap saji, air mineral, dan paket perlengkapan keluarga.
"Sampai saat ini air masih menggenangi rumah warga," ujar Ruslan Abdul Gani.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang pasang," katanya.
Baca juga: Dinsos NTB hentikan aktivitas dan pengumpulan dana ACT
Baca juga: Polres Bima sita 2.250 liter minyak tanah dari NTT
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir terjang Kabupaten Sumbawa Barat
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ruslan Abdul Gani mengatakan banjir yang terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat diakibatkan cuaca ekstrem berupa curah hujan lebat yang terjadi sejak Senin (13/2) sehingga air sungai menjadi meluap.
"Ini akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada hampir semua wilayah di NTB," ujarnya.
Ia menyebutkan terdapat sembilan desa atau kelurahan yang terdampak banjir di Kabupaten Sumbawa Barat. Di antaranya, Seminar Salit, Sapugara Bree, Tepas Sepakat, Tepas, Beru yang berada di Kecamatan Brang Rea.
Selanjutnya wilayah yang terdampak berada di Tamekan, Sampir, Bugis dan Menala yang berada di Kecamatan Taliwang.
"Total ada 2.952 kepala keluarga (KK) atau 11.808 jiwa yang terdampak banjir di Kabupaten Sumbawa Barat," ungkapnya.
Ia mengungkapkan saat ini kebutuhan mendesak di lokasi banjir yang dibutuhkan mulai dari peralatan, personil, terpal, selimut, makanan siap saji, air mineral, dan paket perlengkapan keluarga.
"Sampai saat ini air masih menggenangi rumah warga," ujar Ruslan Abdul Gani.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang pasang," katanya.
Baca juga: Dinsos NTB hentikan aktivitas dan pengumpulan dana ACT
Baca juga: Polres Bima sita 2.250 liter minyak tanah dari NTT
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir terjang Kabupaten Sumbawa Barat
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB
Wamenkomdigi: ANTARA berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah
20 January 2026 20:31 WIB