Erdogan sebut Turki tewaskan pemimpin ISIS di Suriah
Senin, 1 Mei 2023 9:07 WIB
Arsip - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers KTT G20 di Media Center, BICC, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (16/11/2022). (ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Aditya Pradana Putra/nym/pri.)
Ankara (ANTARA) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa Turki telah menewaskan pemimpin kelompok negara Islam (Daesh/ISIS) dalam sebuah operasi intelijen di Suriah pada Sabtu (29/4).
Erdogan mengatakan bahwa Badan Intelijen Nasional (MIT) telah sejak lama memburu pemimpin Daesh, yang memiliki nama sandi Abu Hussein al-Qurayshi itu.
"Ini pertama kalinya saya katakan di sini. Orang ini telah dimusnahkan dalam sebuah operasi yang dilakukan MIT kemarin," kata Erdogan dalam wawancara langsung di siaran Turki, TRT Turk, Minggu, (30/4/2023).
"Kami akan terus melanjutkan perjuangan kami melawan organisasi-organisasi teroris tanpa diskriminasi," kata dia, menambahkan.
Pada 2013, Turki menjadi negara pertama yang menyatakan bahwa Daesh/ISIS merupakan organisasi teroris.
Turki telah beberapa kali menjadi target serangan kelompok teror. Sekitar 300 orang terbunuh serta ratusan lainnya luka-luka dalam sedikitnya 10 insiden bom bunuh diri, tujuh serangan bom, dan empat penyerangan bersenjata.
Turki lantas merespons serangan-serangan tersebut dengan meluncurkan operasi antiteror, baik di dalam negeri maupun luar negeri, guna mencegah serangan lanjutan.
Al-Qurayshi ditunjuk menjadi pemimpin ISIS pada November 2022. Dia meneruskan pemimpin sebelumnya, Abu Hasan al-Hashimi al-Qurashi, yang tewas di Suriah.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Depkeu AS jatuhkan sanksi kepada lima fasilitator ISIS asal Indonesia
Baca juga: ISIS mengakui serangan terhadap pasukan Mesir di Sinai
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Turki tewaskan pemimpin ISIS di Suriah, sebut Erdogan
Erdogan mengatakan bahwa Badan Intelijen Nasional (MIT) telah sejak lama memburu pemimpin Daesh, yang memiliki nama sandi Abu Hussein al-Qurayshi itu.
"Ini pertama kalinya saya katakan di sini. Orang ini telah dimusnahkan dalam sebuah operasi yang dilakukan MIT kemarin," kata Erdogan dalam wawancara langsung di siaran Turki, TRT Turk, Minggu, (30/4/2023).
"Kami akan terus melanjutkan perjuangan kami melawan organisasi-organisasi teroris tanpa diskriminasi," kata dia, menambahkan.
Pada 2013, Turki menjadi negara pertama yang menyatakan bahwa Daesh/ISIS merupakan organisasi teroris.
Turki telah beberapa kali menjadi target serangan kelompok teror. Sekitar 300 orang terbunuh serta ratusan lainnya luka-luka dalam sedikitnya 10 insiden bom bunuh diri, tujuh serangan bom, dan empat penyerangan bersenjata.
Turki lantas merespons serangan-serangan tersebut dengan meluncurkan operasi antiteror, baik di dalam negeri maupun luar negeri, guna mencegah serangan lanjutan.
Al-Qurayshi ditunjuk menjadi pemimpin ISIS pada November 2022. Dia meneruskan pemimpin sebelumnya, Abu Hasan al-Hashimi al-Qurashi, yang tewas di Suriah.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Depkeu AS jatuhkan sanksi kepada lima fasilitator ISIS asal Indonesia
Baca juga: ISIS mengakui serangan terhadap pasukan Mesir di Sinai
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Turki tewaskan pemimpin ISIS di Suriah, sebut Erdogan
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MK: Uji materi soal pembatasan hak amnesti dan abolisi tidak dapat diterima
30 January 2026 18:20 WIB
Yusril: Komisi Reformasi Polri segera rampungkan laporan untuk diserahkan ke Presiden
22 January 2026 6:12 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
The New York Times: Kapal induk USS Abraham Lincoln siap serang Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 13:41 WIB
Pemerintah China menyelidiki dua jenderal atas dugaan pelanggaran disiplin serius
26 January 2026 11:15 WIB
Pengamat UI: Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump harus terus diawasi secara ketat
23 January 2026 17:54 WIB