Logo Header Antaranews Kupang

AS mengerahkan gugus tempur kapal induk ke Timur Tengah

Selasa, 27 Januari 2026 08:36 WIB
Image Print
Tentara Amerika Serikat (US Army) dibantu teknisi menyiapkan pesawat nirawak outlaw G2 yang diposisikan sebagai musuh saat latihan penembakan dengan menggunakan rudal FIM-92 Stinger Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2025 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) di Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Selasa (26/8/2025). Latihan penembakan rudal jarak dekat FIM-92 stinger dengan menargetkan pesawat nirawak outlaw G2 tersebut merupakan rangkaian dari Latgabma Super Garuda Shield 2025 yang diikuti 6.501 pasukan dari 13 negara sahabat. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Istanbul (ANTARA) - Amerika Serikat, Senin (26/1), mengerahkan Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah seiring Washington memperkuat kehadiran militernya di kawasan tersebut.

Kapal induk kelas Nimitz memasuki kawasan tersebut "untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui akun media sosial X.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu mengatakan bahwa armada Amerika sedang menuju ke kawasan tersebut, dan mengatakan Washington memantau perkembangan di Iran dengan cermat.

Penilaian sebelumnya menyebutkan kurangnya kehadiran militer AS di Timur Tengah sebagai faktor yang membatasi opsi serangan dalam beberapa pekan terakhir, dengan para pejabat mencatat "situasi belum siap" setelah aset dialihkan ke Karibia dan Asia.

Para pejabat militer mengatakan saat itu bahwa waktu tambahan diperlukan untuk mempersiapkan pasukan sebelum potensi serangan apa pun, menurut laporan media AS.

Puluhan ribu orang telah berunjuk rasa di berbagai kota di Iran karena keluhan ekonomi dan depresiasi rial, yang mendorong Trump untuk memperingatkan tentang "penyelamatan" AS jika para pengunjuk rasa terbunuh, dengan menyatakan pasukan "siap siaga."

Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan "respons keras," sembari mengancam akan mengambil tindakan jika eksekusi massal berlanjut. Namun, dia kemudian melunakkan retroikanya, dengan menyatakan bahwa Teheran telah berhenti membunuh para demonstrasi menyusul peringatannya.

Para pejabat Iran memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan memicu respons "cepat dan komprehensif."

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS kerahkan gugus tempur kapal induk ke Timur Tengah



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026