IHSG menguat di tengah pelemahan bursa global
Selasa, 5 September 2023 10:28 WIB
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/1/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi dibuka menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.
IHSG dibuka menguat 10,97 poin atau 0,16 persen ke posisi 7.007,72. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,55 poin atau 0,16 persen ke posisi 971,47.
"IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed (variatif) dalam range 6.960 sampai 7.030," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Selasa, (5/9/2023).
Dari dalam negeri, hasil survei Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global periode Agustus 2023 berada di level 53,9 atau naik 0,6 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 53,3.
Laju ekspansi PMI Manufaktur tersebut merupakan yang paling cepat dalam kurun waktu hampir setahun dan menjadikan kondisi manufaktur Indonesia selama 24 bulan beruntun atau sepanjang dua tahun terakhir berada di level ekspansif.
S&P Global juga mencatat manufaktur Indonesia memperlihatkan optimisme akan pertumbuhan produksi dalam 12 bulan ke depan.
Dari mancanegara, PMI Manufaktur final di Australia versi Judo Bank berada di level 49,6 pada Agustus 2023 atau tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.
Meskipun berada di level kontraksi dalam enam bulan terakhir, namun angka tersebut menjadi yang terkuat sejak Februari 2023 dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan di sektor manufaktur dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: IHSG berpeluang menguat terbatas
Baca juga: IHSG diprediksi bergerak mendatar
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG menguat di tengah pelemahan bursa kawasan dan global
IHSG dibuka menguat 10,97 poin atau 0,16 persen ke posisi 7.007,72. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,55 poin atau 0,16 persen ke posisi 971,47.
"IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed (variatif) dalam range 6.960 sampai 7.030," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Selasa, (5/9/2023).
Dari dalam negeri, hasil survei Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global periode Agustus 2023 berada di level 53,9 atau naik 0,6 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 53,3.
Laju ekspansi PMI Manufaktur tersebut merupakan yang paling cepat dalam kurun waktu hampir setahun dan menjadikan kondisi manufaktur Indonesia selama 24 bulan beruntun atau sepanjang dua tahun terakhir berada di level ekspansif.
S&P Global juga mencatat manufaktur Indonesia memperlihatkan optimisme akan pertumbuhan produksi dalam 12 bulan ke depan.
Dari mancanegara, PMI Manufaktur final di Australia versi Judo Bank berada di level 49,6 pada Agustus 2023 atau tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.
Meskipun berada di level kontraksi dalam enam bulan terakhir, namun angka tersebut menjadi yang terkuat sejak Februari 2023 dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan di sektor manufaktur dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: IHSG berpeluang menguat terbatas
Baca juga: IHSG diprediksi bergerak mendatar
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG menguat di tengah pelemahan bursa kawasan dan global
Pewarta : Muhammad Heriyanto
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi membenarkan ada dua laporan terhadap Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin
29 January 2026 10:42 WIB
The New York Times: Kapal induk USS Abraham Lincoln siap serang Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 13:41 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
DJPb NTT mendorong UMKM lokal naik kelas melalui bazar dan akses permodalan
06 February 2026 17:21 WIB
KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus impor barang di Ditjen Bea Cukai
06 February 2026 7:11 WIB
DJPb: Realisasi tunjangan guru ASN di NTT pada awal 2026 capai Rp138 miliar
05 February 2026 14:29 WIB