Turki siapkan operasi penyelematan korban banjir Badai Daniel di Libya
Selasa, 12 September 2023 15:31 WIB
Ilustrasi. Orang hanyut akibat terseret arus banjir bandang. (ANTARA/Handry Musa)
Istanbul (ANTARA) - Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) pada Senin, (12/9/2023) mengumumkan kesiapan untuk menyediakan bantuan serta menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan setelah Badai Mediterania Daniel menyebabkan banjir bandang di Libya timur.
Menyusul permintaan pemerintah Libya atas bantuan internasional, Turki bersiap mengerahkan 150 personel tim pencarian dan penyelamatan baik di perairan dan daratan bersamaan dengan pemberian tenda, dua kendaraan penyelamat, empat perahu dan generator, demikian disampaikan AFAD pada akun media sosial X, sebelumnya Twitter.
Badai Daniel menyapu beberapa wilayah timur Libya pada Minggu, terutama kota Benghazi, Al Badya dan Al-Marj, serta Soussa dan Derna, menurut keterangan wartawan Anadolu di lapangan.
Jumlah korban tewas akibat banjir di Derna mencapai sekitar 2.000 jiwa sementara ribuan lainnya masih hilang.
Pada Senin pagi, kepala pemerintahan persatuan Libya yang berbasis di Tripoli, Abdul Hamid Dbeibeh, menyatakan seluruh wilayah yang dilanda badai dan banjir sebagai "zona bencana."
Dbeibeh juga mengumumkan tiga hari berkabung bagi para korban banjir.
Otoritas Libya juga mengumumkan status keadaan darurat, termasuk menghentikan kegiatan belajar di kelas di seluruh institusi pendidikan negeri dan swasta serta menutup toko-toko.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Badai Idalia mendekati Florida, Biden nyatakan keadaan darurat
Baca juga: Korban tewas akibat kebakaran di Hawaii jadi 53 orang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Turki siapkan operasi penyelamatan korban banjir di Libya
Menyusul permintaan pemerintah Libya atas bantuan internasional, Turki bersiap mengerahkan 150 personel tim pencarian dan penyelamatan baik di perairan dan daratan bersamaan dengan pemberian tenda, dua kendaraan penyelamat, empat perahu dan generator, demikian disampaikan AFAD pada akun media sosial X, sebelumnya Twitter.
Badai Daniel menyapu beberapa wilayah timur Libya pada Minggu, terutama kota Benghazi, Al Badya dan Al-Marj, serta Soussa dan Derna, menurut keterangan wartawan Anadolu di lapangan.
Jumlah korban tewas akibat banjir di Derna mencapai sekitar 2.000 jiwa sementara ribuan lainnya masih hilang.
Pada Senin pagi, kepala pemerintahan persatuan Libya yang berbasis di Tripoli, Abdul Hamid Dbeibeh, menyatakan seluruh wilayah yang dilanda badai dan banjir sebagai "zona bencana."
Dbeibeh juga mengumumkan tiga hari berkabung bagi para korban banjir.
Otoritas Libya juga mengumumkan status keadaan darurat, termasuk menghentikan kegiatan belajar di kelas di seluruh institusi pendidikan negeri dan swasta serta menutup toko-toko.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Badai Idalia mendekati Florida, Biden nyatakan keadaan darurat
Baca juga: Korban tewas akibat kebakaran di Hawaii jadi 53 orang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Turki siapkan operasi penyelamatan korban banjir di Libya
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Fenomena Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum terjadi di Selat Malaka
27 November 2025 9:46 WIB
Badai Milton tewaskan 17 orang sekitar 2 juta KK alami listrik padam
13 October 2024 11:28 WIB, 2024
Kerusakan parah akibat badai Helene sulitkan penyelamatan menurut petugas
11 October 2024 11:26 WIB, 2024
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Presiden Xi Jinping memberi selamat kepada Kim Jong Un kembali pimpin Korut
25 February 2026 10:27 WIB
Gelombang kekerasan di Negara Bagian Meksiko, kartel tewaskan 24 personel garda Nasional
24 February 2026 14:45 WIB
Trump mengancam Iran akan menghadapi 'hari buruk' jika tidak capai kesepakatan
24 February 2026 13:45 WIB