IHSG pada Jumat sore ditutup melemah
Jumat, 1 Desember 2023 17:26 WIB
Karyawan melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham di mining hall gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (24/11/2023). ANTARA FOTO/M Riezko Bima Elko Prasetyo/sgd/rwa.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup melemah seiring pelaku pasar masih mencermati data perekonomian China.
IHSG ditutup melemah 20,83 poin atau 0,29 persen ke posisi 7.059,91. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,67 poin atau 1,04 persen ke posisi 939,70.
“Jelang akhir pekan, IHSG terpengaruh dari tekanan eksternal. Dari eksternal bursa regional Asia bergerak melemah sehubungan dengan sikap pelaku pasar yang terus menilai prospek ekonomi China,” kata Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat, (1/12/2023).
Dari mancanegara, berdasarkan hasil survei swasta menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China secara tak terduga meningkat pada November 2023, atau bertentangan dengan data resmi yang menunjukkan kontraksi selama dua bulan berturut-turut.
Pasar menantikan sikap pemerintah China, yang hingga saat ini pasar masih terpecah mengenai otoritas China perlukah melonggarkan kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pemulihan ekonomi yang rapuh.
Dari dalam negeri, S&P Global mencatat Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia menguat ke level 51,7 pada November 2023, atau meningkat 0,2 poin dari 51,5 pada Oktober 2023.
Kenaikan ini memberikan indikasi pesanan baru yang akan datang untuk barang produksi Indonesia kembali naik pada November 2023, yang didukung oleh perbaikan kondisi permintaan dan ekspansi basis pelanggan.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negaitif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 2,18 persen, diikuti sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 1,46 persen dan 0,12 persen.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 55,39 poin atau 0,17 persen ke 33.431,50, indeks Hang Seng menguat 212,58 poin atau 1,25 persen ke 16.830,30, indeks Shanghai menguat 1,97 poin atau 0,07 persen ke 3.031,64 indeks Strait Times menguat 17,32 poin atau 0,56 persen ke 3.090,31.
Baca juga: IHSG menguat di tengah pelemahan bursa kawasan
Baca juga: IHSG Rabu berpotensi mendatar
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG ditutup melemah seiring pasar cermati data ekonomi China
IHSG ditutup melemah 20,83 poin atau 0,29 persen ke posisi 7.059,91. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,67 poin atau 1,04 persen ke posisi 939,70.
“Jelang akhir pekan, IHSG terpengaruh dari tekanan eksternal. Dari eksternal bursa regional Asia bergerak melemah sehubungan dengan sikap pelaku pasar yang terus menilai prospek ekonomi China,” kata Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat, (1/12/2023).
Dari mancanegara, berdasarkan hasil survei swasta menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China secara tak terduga meningkat pada November 2023, atau bertentangan dengan data resmi yang menunjukkan kontraksi selama dua bulan berturut-turut.
Pasar menantikan sikap pemerintah China, yang hingga saat ini pasar masih terpecah mengenai otoritas China perlukah melonggarkan kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pemulihan ekonomi yang rapuh.
Dari dalam negeri, S&P Global mencatat Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia menguat ke level 51,7 pada November 2023, atau meningkat 0,2 poin dari 51,5 pada Oktober 2023.
Kenaikan ini memberikan indikasi pesanan baru yang akan datang untuk barang produksi Indonesia kembali naik pada November 2023, yang didukung oleh perbaikan kondisi permintaan dan ekspansi basis pelanggan.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negaitif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 2,18 persen, diikuti sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 1,46 persen dan 0,12 persen.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 55,39 poin atau 0,17 persen ke 33.431,50, indeks Hang Seng menguat 212,58 poin atau 1,25 persen ke 16.830,30, indeks Shanghai menguat 1,97 poin atau 0,07 persen ke 3.031,64 indeks Strait Times menguat 17,32 poin atau 0,56 persen ke 3.090,31.
Baca juga: IHSG menguat di tengah pelemahan bursa kawasan
Baca juga: IHSG Rabu berpotensi mendatar
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG ditutup melemah seiring pasar cermati data ekonomi China
Pewarta : Muhammad Heriyanto
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG ditutup melemah di tengah optimisme pemangkasan bunga Bank Sentral AS
12 December 2024 17:13 WIB, 2024
IHSG diprediksi variatif di tengah palaku pasar "wait and see" terhadap data inflasi AS
12 November 2024 9:57 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Penutupan penerbangan di Bandara Soetta berlanjut sampai pukul 23.59 WIB
07 September 2026 18:46 WIB
AirAsia lakukan pembatalan-penjadwalan ulang penerbangan dari dan menuju Jakarta
07 September 2026 15:40 WIB
624 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau
07 September 2026 15:33 WIB
Menkeu berharap bencana tidak mempengaruhi perekonomian secara signifikan
07 September 2026 15:28 WIB