Jokowi main bola dan menari Ja'i di NTT
Selasa, 5 Desember 2023 6:01 WIB
Presiden Jokowi menjadi kiper dalam permainan sepakbola bersama warga di Kabupaten Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/12/2023). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bermain sepak bola dan menari Ja'i bersama warga di sela-sela kunjungan kerja di Kabupaten Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, (4/12/2023) sore.
Sekretariat Presiden di Jakarta menginformasikan kegiatan itu dilakukan Jokowi di sela-sela kunjungan kerja mengecek persediaan beras dan membagikan bantuan pangan kepada warga setempat.
Permainan sepak bola di Lapangan Bola Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, juga diikuti oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia Kalake, serta Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi.
Presiden Jokowi yang mengenakan jersey bernomor punggung 22 memilih posisi kiper, pun Menteri Basuki bertindak sebagai kiper pada tim yang berbeda. Pertandingan berlangsung di bawah guyuran hujan.
Pada menit ke-10, pertahanan gawang Jokowi berhasil ditembus oleh tim Menteri Basuki. Tapi tidak lama dari itu, tim Presiden Jokowi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 dengan mencetak gol balasan dan mempertahankannya hingga pertandingan selesai.
“Hujan, tapi ya yang paling penting gembira dan sportif—yang paling penting itu. Saya kira pemain-pemain tadi semuanya gembira, sportif, saya bisa kegolan satu juga, tapi dua menyelamatkan,” kata Presiden Jokowi.
Saat pertandingan selesai, para penari Ja'i yang mengenakan pakaian motif tenun khas NTT berbaris mengiringi Presiden yang berjalan dari lapangan menuju kendaraan. Melihat hal itu, Presiden pun berhenti, lalu menghampiri para penari dan turut menari bersama. Presiden Jokowi menari Ja'i bersama para penari tradisional di Kabupaten Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/12/2023). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)
Neli, salah satu penari mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa bertemu dan berdekatan langsung dengan Presiden Jokowi.
“Senang, bahagia pak, luar biasa. Yang selama ini kami menantikan Bapak Presiden harus bertemu langsung, tapi hari ini kami semua khusus untuk orang Bajawa hanya dengan (tari) Ja’i bisa ketemu dengan Bapak Presiden,” katanya kepada Jokowi.
Neli mengatakan Ja'i adalah gerakan tarian tradisional yang berasal dari masyarakat Kabupaten Ngada, Flores.
Neli berharap Presiden Jokowi dapat kembali berkunjung ke Provinsi NTT, sebab masih banyak kabupaten lainnya yang dapat dikunjungi.
“Kalau masih ada waktu, kembali kunjung ke Labuan Bajo, tapi jangan hanya ke Labuan Bajo, kunjungi juga Maumere, Sikka, Nagekeo, jadi jangan hanya Labuan Bajo, tapi kabupaten lain juga di NTT," katanya.
Baca juga: Presiden Jokowi kunjungan kerja ke NTTp
Baca juga: Presiden Jokowi dijadwalkan meresmikan Gereja Katedral Kupang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Jokowi bermain bola dan menari Ja'i di NTT
Sekretariat Presiden di Jakarta menginformasikan kegiatan itu dilakukan Jokowi di sela-sela kunjungan kerja mengecek persediaan beras dan membagikan bantuan pangan kepada warga setempat.
Permainan sepak bola di Lapangan Bola Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, juga diikuti oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia Kalake, serta Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi.
Presiden Jokowi yang mengenakan jersey bernomor punggung 22 memilih posisi kiper, pun Menteri Basuki bertindak sebagai kiper pada tim yang berbeda. Pertandingan berlangsung di bawah guyuran hujan.
Pada menit ke-10, pertahanan gawang Jokowi berhasil ditembus oleh tim Menteri Basuki. Tapi tidak lama dari itu, tim Presiden Jokowi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 dengan mencetak gol balasan dan mempertahankannya hingga pertandingan selesai.
“Hujan, tapi ya yang paling penting gembira dan sportif—yang paling penting itu. Saya kira pemain-pemain tadi semuanya gembira, sportif, saya bisa kegolan satu juga, tapi dua menyelamatkan,” kata Presiden Jokowi.
Saat pertandingan selesai, para penari Ja'i yang mengenakan pakaian motif tenun khas NTT berbaris mengiringi Presiden yang berjalan dari lapangan menuju kendaraan. Melihat hal itu, Presiden pun berhenti, lalu menghampiri para penari dan turut menari bersama. Presiden Jokowi menari Ja'i bersama para penari tradisional di Kabupaten Manggarat Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/12/2023). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)
Neli, salah satu penari mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa bertemu dan berdekatan langsung dengan Presiden Jokowi.
“Senang, bahagia pak, luar biasa. Yang selama ini kami menantikan Bapak Presiden harus bertemu langsung, tapi hari ini kami semua khusus untuk orang Bajawa hanya dengan (tari) Ja’i bisa ketemu dengan Bapak Presiden,” katanya kepada Jokowi.
Neli mengatakan Ja'i adalah gerakan tarian tradisional yang berasal dari masyarakat Kabupaten Ngada, Flores.
Neli berharap Presiden Jokowi dapat kembali berkunjung ke Provinsi NTT, sebab masih banyak kabupaten lainnya yang dapat dikunjungi.
“Kalau masih ada waktu, kembali kunjung ke Labuan Bajo, tapi jangan hanya ke Labuan Bajo, kunjungi juga Maumere, Sikka, Nagekeo, jadi jangan hanya Labuan Bajo, tapi kabupaten lain juga di NTT," katanya.
Baca juga: Presiden Jokowi kunjungan kerja ke NTTp
Baca juga: Presiden Jokowi dijadwalkan meresmikan Gereja Katedral Kupang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Jokowi bermain bola dan menari Ja'i di NTT
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Roy Suryo dkk mengajukan dilaksanakan gelar perkara khusus terkait kasus ijazah palsu
20 November 2025 14:49 WIB
Prabowo: Pembangunan RS Kardiologi Emirates Indonesia di Jateng inisiatif Jokowi
19 November 2025 13:13 WIB
Prabowo: Jokowi paling berjasa memulai proyek pabrik petrokimia Lotte di Cilegon
06 November 2025 12:58 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Sidang kode etik Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik akan digelar Kamis depan
16 February 2026 7:42 WIB
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB