BMKG ingatkan warga pesisir NTT waspada banjir rob hingga 16 Maret
Selasa, 12 Maret 2024 19:55 WIB
Ilustrasi - Peristiwa rob melanda wilayah pesisir Pulau Rote, NTT. (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Rote Ndao)
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pesisir untuk mewaspadai ancaman banjir pesisir (rob) akibat cuaca ekstrem hingga 16 Maret 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Dimohon untuk selalu waspada, prakiraan kami sementara sampai tanggal 16 nanti," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Yandri Tungga di Kupang, Selasa, (12/3/2024).
Ia menjelaskan banjir rob atau peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir pantai disebabkan adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigge atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 10 Maret 2024.
Hal itu juga disebabkan adanya pembentukan pola tekanan rendah di sekitar utara Australia di sebelah selatan NTT, serta aktifnya Gelombang Equatorial Rosby, Gelombang Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang mengakibatkan meningkatnya curah hujan dan angin kencang.
Kondisi itu pun berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan daripada biasanya.
Yandri mengatakan banjir rob ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, termasuk aktivitas para petani garam dan perikanan darat.
Ia pun mengimbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi banjir rob agar selalu waspada dan berhati-hati.
Perahu atau kapal nelayan, kata Yandri, dapat diparkir ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerugian material bila rusak diterjang banjir rob.
"Sedangkan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan atau yang sedang beraktivitas di laut agar selalu waspada dan berhati-hati," ucap Yandri.
Baca juga: BPBD Manggarai minta warga tidak keluar rumah antisipasi cuaca ekstrem
Baca juga: Malaka Barat distribusikan air bagi warga terdampak banjir
Baca juga: Pemda Mabar imbau nelayan tak melaut karena gelombang tinggi
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang berpotensi diterjang banjir rob hingga 13 Maret 2024, antara lain Pesisir Utara Pulau Flores-Alor, Pesisir Utara Pulau Sumba, Pesisir Pulau Sabu-Sumba, serta Pesisir Pulau Timor-Rote.
Yandri mengatakan informasi terkait peringatan dini cuaca maritim pun akan terus diperbaharui BMKG setiap hari.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspada banjir rob hingga 16 Maret di perairan NTT
"Dimohon untuk selalu waspada, prakiraan kami sementara sampai tanggal 16 nanti," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Yandri Tungga di Kupang, Selasa, (12/3/2024).
Ia menjelaskan banjir rob atau peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir pantai disebabkan adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigge atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 10 Maret 2024.
Hal itu juga disebabkan adanya pembentukan pola tekanan rendah di sekitar utara Australia di sebelah selatan NTT, serta aktifnya Gelombang Equatorial Rosby, Gelombang Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang mengakibatkan meningkatnya curah hujan dan angin kencang.
Kondisi itu pun berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan daripada biasanya.
Yandri mengatakan banjir rob ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, termasuk aktivitas para petani garam dan perikanan darat.
Ia pun mengimbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi banjir rob agar selalu waspada dan berhati-hati.
Perahu atau kapal nelayan, kata Yandri, dapat diparkir ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerugian material bila rusak diterjang banjir rob.
"Sedangkan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan atau yang sedang beraktivitas di laut agar selalu waspada dan berhati-hati," ucap Yandri.
Baca juga: BPBD Manggarai minta warga tidak keluar rumah antisipasi cuaca ekstrem
Baca juga: Malaka Barat distribusikan air bagi warga terdampak banjir
Baca juga: Pemda Mabar imbau nelayan tak melaut karena gelombang tinggi
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang berpotensi diterjang banjir rob hingga 13 Maret 2024, antara lain Pesisir Utara Pulau Flores-Alor, Pesisir Utara Pulau Sumba, Pesisir Pulau Sabu-Sumba, serta Pesisir Pulau Timor-Rote.
Yandri mengatakan informasi terkait peringatan dini cuaca maritim pun akan terus diperbaharui BMKG setiap hari.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspada banjir rob hingga 16 Maret di perairan NTT
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota di Indonesia
14 February 2026 8:33 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB