Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian setempat melakukan pemantauan pasar guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.

"Dipastikan bahwa barang-barang menjelang puasa sampai pada hari raya Idul Fitri juga Paskah di Manggarai Barat khususnya Labuan Bajo stok barang-barangnya tersedia dan harga relatif stabil," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai Barat Gabriel Bagung di Labuan Bajo, Selasa. 

Ia menambahkan pemantauan harga ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok juga dilakukan beberapa hari terakhir di pasar serta beberapa penyalur dan agen kebutuhan pokok di Labuan Bajo. 

Berdasarkan hasil pemantauan tidak ditemukan indikasi kelangkaan atau lonjakan harga bahan pokok yang signifikan. 

"Ada beberapa komoditas yang harganya fluktuatif seperti bawang dan cabe yang dikirim dari Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat (NTB) karena sangat tergantung pada persediaan barang serta dipengaruhi oleh cuaca sehingga mempengaruhi pengiriman barang dari luar daerah ke sini," katanya. 

 

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Manggarai Barat Gabriel Bagung. (ANTARA/Gecio Viana)

Ia menjelaskan Tim Sistem Pemantauan Pasar dan kebutuhan Pokok (SP2KP) Disdagrin Manggarai Barat telah melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok dan barang penting di daerah itu dan menemukan komoditas lainnya seperti telur, bawang, gula, aneka cabai, dan sayuran juga masih tersedia dengan harga yang relatif stabil.

Terpantau harga beberapa komoditas seperti beras berkisar Rp13 ribu-Rp19 ribu per kg, gula pasir Rp19 ribu per kg, cabe rawit berkisar Rp30 ribu-Rp70 ribu per kg, bawang berkisar Rp35 ribu-Rp43 ribu per kg. 

Lebih lanjut, kebutuhan pokok lainnya yang harganya stabil di Labuan Bajo yakni tepung terigu Rp13 ribu per kg dan daging ayam berkisar Rp55 ribu-Rp76 ribu per kg. 

"Harga kebutuhan yang stabil lainnya seperti minyak goreng, jagung, daging sapi, ikan, sayuran dan minyak goreng," ujarnya. 

Ia menambahkan jika terjadi kenaikan harga beras maka pemerintah daerah akan bekerja sama dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar. 

"Kepada seluruh pelaku usaha yg ada di Manggarai Barat diimbau agar sama-sama mendukung saudara-saudara kita di Bulan Ramadhan dengan tidak memanfaatkan momen ini untuk melakukan hal-hal yg merugikan konsumen atau pembeli dengan aksi penimbunan barang-barang maupun menaikkan harga barang," katanya. 


Pewarta : Gecio Viana
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2025