Labuan Bajo-Ruteng putus total
Jumat, 8 Maret 2019 10:30 WIB
Ruas jalan yang menghubungkan Ruteng-Reo di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, NTT putus total akibat badan jalan tergerus banjir. (ANTARA Foto/Ist)
Kupang (ANTARA) - Jalur transportasi darat yang menghubungkan Labuan Bajo dengan Ruteng di wilayah Manggarai Barat, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dilaporkan putus total setelah banjir bandang merobohkan dua jembatan yang menghubungkan ibu kota Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai.
"Ada satu jembatan yang putus yakni jembatan Wailia serta jembatan Waemese yang tergerus banjir, sehingga saat ini arus transportasi ke Labuan Bajo dari Ruteng dan sebaliknya putus total," kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah 3 NTT Ori Papote kepada Antara di Kupang, Jumat (8/3).
Ia menjelaskan akibat ambruknya jembatan tersebut dan akibat tergerusnya salah satu jembatan maka pihaknya harus segera membuat jembatan darurat sehingga arus transportasi bisa kembali normal seperti sedia kala.
"Sejumlah alat berat sudah bergerak ke daerah itu baik dari Lembor maupun dari Labuan Bajo untuk secepatnya membuat jembatan darurat," tambah Ori.
Selain jembatan yang putus, ada kurang lebih 21 titik longsor juga yang terjadi di kabupaten itu sehingga menutup jalan nasional di daerah itu.
Lokasi longsor antara lain berada di kilometer 349 dan kilometer 355, namun sejumlah alat berat juga sudah membersihkan jalanan tersebut dari luruhan lumpur batu.
Namun, kata dia, ada dua titik longsor yang paling parah yakni di Kampung Roe, Desa Golo dan Kampung Laos, Desa Culun di Kecamatan Mbeliling.
Ia menambahkan baik banjir dan longsor itu terjadi akibat hujan deras yang melanda kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat dalam beberapa hari terakhir.
Akhirnya beberapa rumah juga terendam oleh banjir. Selain itu ada dua kendaraan roda empan dan dua serta satu buah kios tertimbun longsor. Hingga saat ini belum ada laporan soal korban jiwa akibat banjir serta longsor di daerah itu.
Baca juga: Korban banjir Naibonat bertambah
Baca juga: 40 kk terdampak banjir di Kabupaten Kupang
"Ada satu jembatan yang putus yakni jembatan Wailia serta jembatan Waemese yang tergerus banjir, sehingga saat ini arus transportasi ke Labuan Bajo dari Ruteng dan sebaliknya putus total," kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah 3 NTT Ori Papote kepada Antara di Kupang, Jumat (8/3).
Ia menjelaskan akibat ambruknya jembatan tersebut dan akibat tergerusnya salah satu jembatan maka pihaknya harus segera membuat jembatan darurat sehingga arus transportasi bisa kembali normal seperti sedia kala.
"Sejumlah alat berat sudah bergerak ke daerah itu baik dari Lembor maupun dari Labuan Bajo untuk secepatnya membuat jembatan darurat," tambah Ori.
Selain jembatan yang putus, ada kurang lebih 21 titik longsor juga yang terjadi di kabupaten itu sehingga menutup jalan nasional di daerah itu.
Lokasi longsor antara lain berada di kilometer 349 dan kilometer 355, namun sejumlah alat berat juga sudah membersihkan jalanan tersebut dari luruhan lumpur batu.
Namun, kata dia, ada dua titik longsor yang paling parah yakni di Kampung Roe, Desa Golo dan Kampung Laos, Desa Culun di Kecamatan Mbeliling.
Ia menambahkan baik banjir dan longsor itu terjadi akibat hujan deras yang melanda kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat dalam beberapa hari terakhir.
Akhirnya beberapa rumah juga terendam oleh banjir. Selain itu ada dua kendaraan roda empan dan dua serta satu buah kios tertimbun longsor. Hingga saat ini belum ada laporan soal korban jiwa akibat banjir serta longsor di daerah itu.
Baca juga: Korban banjir Naibonat bertambah
Baca juga: 40 kk terdampak banjir di Kabupaten Kupang
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG mengimbau warga pesisir NTT waspadai potensi rob pada 5-7 Februari 2026
05 February 2026 11:29 WIB
AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun
09 December 2025 14:19 WIB
Terpopuler - Kesra
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB