Jokowi targetkan raih 80 persen suara di NTT
Senin, 8 April 2019 15:20 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat kampanye terbuka di Lapangan Sitarda Lasiana Kota Kupang, NTT, Senin (8/4/2019). (ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo)
Kupang (ANTARA) - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menargetkan dapat meraih 80 persen suara pemilih di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Pilpres 2014 di NTT, Jokowi-JK mendapatkan 66 persen. Tapi tahun ini, 2019, saya yakin dengan semangat siang hari ini, Insya Allah minimal 80 persen," kata Jokowi dalam orasi politiknya saat kampanye terbuka di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang, Senin (8/4) siang.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan jumlah (target) tersebut karena telah memiliki survei dan kalkulasi.
Jokowi menjelaskan sejumlah pembangunan yang telah dilakukan di NTT juga dapat menjadi pendulang tambahan suara. "Begitu dapat lebih dari 80 persen, saya ingin datang lagi ke NTT secepatnya," tegas Jokowi.
Dia menjelaskan terdapat sejumlah bendungan yang akan diresmikan. Kedatangan Jokowi di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang untuk melakukan kampanye terbuka di hadapan masyarakat NTT.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Ketua TKD NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, 30 ribu warga dari daratan Pulau Timor diperkirakan menghadiri acara di Lapangan Sitarda ini.
Para pendukung dan relawan yang hadir berasal dari luar Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan.
Pemilihan Presiden pada 17 April 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Baca juga: Calon presiden Jokowi tiba di Kupang
Baca juga: Jokowi berkomitmen wujudkan kesejahteraan di Indonesia Timur
"Pilpres 2014 di NTT, Jokowi-JK mendapatkan 66 persen. Tapi tahun ini, 2019, saya yakin dengan semangat siang hari ini, Insya Allah minimal 80 persen," kata Jokowi dalam orasi politiknya saat kampanye terbuka di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang, Senin (8/4) siang.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan jumlah (target) tersebut karena telah memiliki survei dan kalkulasi.
Jokowi menjelaskan sejumlah pembangunan yang telah dilakukan di NTT juga dapat menjadi pendulang tambahan suara. "Begitu dapat lebih dari 80 persen, saya ingin datang lagi ke NTT secepatnya," tegas Jokowi.
Dia menjelaskan terdapat sejumlah bendungan yang akan diresmikan. Kedatangan Jokowi di Lapangan Sitarda Lasiana, Kota Kupang untuk melakukan kampanye terbuka di hadapan masyarakat NTT.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Ketua TKD NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, 30 ribu warga dari daratan Pulau Timor diperkirakan menghadiri acara di Lapangan Sitarda ini.
Para pendukung dan relawan yang hadir berasal dari luar Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan.
Pemilihan Presiden pada 17 April 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Baca juga: Calon presiden Jokowi tiba di Kupang
Baca juga: Jokowi berkomitmen wujudkan kesejahteraan di Indonesia Timur
Pewarta : Bayu Prasetyo
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo: Jokowi paling berjasa memulai proyek pabrik petrokimia Lotte di Cilegon
06 November 2025 12:58 WIB
Jokowi mengaku sedih jika proses hukum soal keaslian ijazahnya harus berlanjut
20 May 2025 14:34 WIB
Jokowi dicecar 22 pertanyaan oleh Bareskrim Polri terkait laporan ijazah palsu
20 May 2025 11:53 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Sidang kode etik Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik akan digelar Kamis depan
16 February 2026 7:42 WIB
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB