RSUD Naibonat untuk penderita HIV/AIDS
Kamis, 23 Mei 2019 12:26 WIB
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe. (ANTARA FOTO/Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kupang sedang mempersiapkan RSUD Naibonat, sekitar 38 km timur ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melayani pemeriksaan dan pengobatan bagi warga yang positif menderita penyakit HIV/AIDS.
"Kami akan mempersiapkan RSUD Naibonat untuk melayani pemeriksaan dan pengobatan terhadap para penderita HIV/AIDS sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir penyakit mematikan tersebut," kata Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dalam kegiatan pembukaan pelatihan Training of Trainers (TOT) warga peduli AIDS (WPA) di Kabupaten Kupang, Kamis (23/5).
Ia mengatakan, selama ini pemeriksaan terhadap penderita HIV/AIDS hanya berpusat di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Prof Dr WZ Johannes, RS Tentara Wirasakti Kupang serta RS Bhayangkara Titus Uli Kupang.
Ia mengatakan, apabila RSUD Naibonat sudah memiliki fasilitas pemeriksaan dan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS, maka 276 pendeita HIV/AIDS dari Kabupaten Kupang tidak perlu lagi melakukan pengobatan ke Kota Kupang.
Menurut dia, meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kupang mendorong pemerintah untuk menyiapkan fasilitas kesehatan pada RSUD Naibonat untuk pengobatan dan perawatan terhadap warga yang menderita penyakit HIV/AIDS.
Jerry Manafe mengatakan, upaya penanggulangan penyebaran penyakit HIV/AIDS perlu dilakukan pemerintah serta masyarakat daerah itu guna menyelamatkan generasi muda dari penularan virus mematikan itu.
Dia mengatakan, selain menyiapkan fasilitas pengobatan bagi penderita HIV/AIDS, pemerintah bersama Komisi Penangulangan AIDS Daerah (KPAD) akan lebih gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit AIDS sehingga kasus HIV/AIDS tidak meningkat.
Baca juga: Puluhan penderita AIDS di Kabupaten Kupang meninggal dunia
Baca juga: Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kupang Meningkat
"Kami akan mempersiapkan RSUD Naibonat untuk melayani pemeriksaan dan pengobatan terhadap para penderita HIV/AIDS sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir penyakit mematikan tersebut," kata Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dalam kegiatan pembukaan pelatihan Training of Trainers (TOT) warga peduli AIDS (WPA) di Kabupaten Kupang, Kamis (23/5).
Ia mengatakan, selama ini pemeriksaan terhadap penderita HIV/AIDS hanya berpusat di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Prof Dr WZ Johannes, RS Tentara Wirasakti Kupang serta RS Bhayangkara Titus Uli Kupang.
Ia mengatakan, apabila RSUD Naibonat sudah memiliki fasilitas pemeriksaan dan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS, maka 276 pendeita HIV/AIDS dari Kabupaten Kupang tidak perlu lagi melakukan pengobatan ke Kota Kupang.
Menurut dia, meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kupang mendorong pemerintah untuk menyiapkan fasilitas kesehatan pada RSUD Naibonat untuk pengobatan dan perawatan terhadap warga yang menderita penyakit HIV/AIDS.
Jerry Manafe mengatakan, upaya penanggulangan penyebaran penyakit HIV/AIDS perlu dilakukan pemerintah serta masyarakat daerah itu guna menyelamatkan generasi muda dari penularan virus mematikan itu.
Dia mengatakan, selain menyiapkan fasilitas pengobatan bagi penderita HIV/AIDS, pemerintah bersama Komisi Penangulangan AIDS Daerah (KPAD) akan lebih gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit AIDS sehingga kasus HIV/AIDS tidak meningkat.
Baca juga: Puluhan penderita AIDS di Kabupaten Kupang meninggal dunia
Baca juga: Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kupang Meningkat
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejagung: Nadiem Makarim telah kembali ke rutan usai dirawat di rumah sakit
09 October 2025 13:44 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB