Dua pasien di Kupang diduga terjangkit virus corona
Selasa, 3 Maret 2020 17:53 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Retnowati. (ANTARA/Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus memantau dua pasien yang terduga terjangkit virus corona (COVID-19) karena memiliki riwayat perjalanan dari negara-negara yang sudah terjangkit virus yang mematikan itu.
"Ada dua orang yang saat ini sedang dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kota Kupang, karena mereka memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri dan memiliki keluhan sakit flu dengan keluhan lainnya. Kami mulai melakukan pemantauan sejak 2 Maret 2020," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Retnowati kepada wartawan di Kupang, Selasa (3/3).
Retnowati mengatakan hal itu terkait adanya dua pasien yang terduga terjangkit virus corana yang sedang dalam pemantauan tim medis di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur..
Ia mengatakan kedua warga yang sedang dalam pemantauan tim medis tersebut, yakni satu warga negara asing dan seorang warga NTT.
Baca juga: Dua WNI positif terjangkit virus corona
Baca juga: Pemkab Sikka tingkatkan pengawasan terhadap WNA
"Kami belum bisa pastikan apakah keduanya positif mengidap virus corona atau tidak, karena harus melalui pemeriksaan laboratorium. Masyarakat Kota Kupang sangat resah. Orang sakit flu itukan biasa, mungkin karena kecapaian sehingga perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium," ujarnya.
Menurut dua, Dinas Kesehatan Kota Kupang melakukan pemantauan terhadap kedua pasien itu karena keduanya memiliki riwayat perjalanan dari negara yang sudah terserang virus corona.
Ia mengatakan, terhadap warga negara asing yang juga terduga terjangkit virus corona itu sedang dalam perawatan di ruangan isolasi di RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang.
"Untuk pasien yang satunya masih berada di kediamannya, namun tetap dalam pemantauan kami," kata Retnowati.
Sementara itu Wali Kota Kupang, Jefritson Riwu Kore menghimbau warga Kota Kupang untuk tidak panik dengan adanya kasus virus corna.
"Warga Kota Kupang agar tidak perlu panik dalam menyikapi kasus virus corona. Warga harus bisa menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit," demikian Wali Kota Kupang Jefritson Riwu Kore.
Baca juga: Labuan Bajo diminta waspada terhadap serangan virus Corona
Baca juga: Wisatawan dan kru MV Coral Adventure bebas dari corona
"Ada dua orang yang saat ini sedang dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kota Kupang, karena mereka memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri dan memiliki keluhan sakit flu dengan keluhan lainnya. Kami mulai melakukan pemantauan sejak 2 Maret 2020," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Retnowati kepada wartawan di Kupang, Selasa (3/3).
Retnowati mengatakan hal itu terkait adanya dua pasien yang terduga terjangkit virus corana yang sedang dalam pemantauan tim medis di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur..
Ia mengatakan kedua warga yang sedang dalam pemantauan tim medis tersebut, yakni satu warga negara asing dan seorang warga NTT.
Baca juga: Dua WNI positif terjangkit virus corona
Baca juga: Pemkab Sikka tingkatkan pengawasan terhadap WNA
"Kami belum bisa pastikan apakah keduanya positif mengidap virus corona atau tidak, karena harus melalui pemeriksaan laboratorium. Masyarakat Kota Kupang sangat resah. Orang sakit flu itukan biasa, mungkin karena kecapaian sehingga perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium," ujarnya.
Menurut dua, Dinas Kesehatan Kota Kupang melakukan pemantauan terhadap kedua pasien itu karena keduanya memiliki riwayat perjalanan dari negara yang sudah terserang virus corona.
Ia mengatakan, terhadap warga negara asing yang juga terduga terjangkit virus corona itu sedang dalam perawatan di ruangan isolasi di RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang.
"Untuk pasien yang satunya masih berada di kediamannya, namun tetap dalam pemantauan kami," kata Retnowati.
Sementara itu Wali Kota Kupang, Jefritson Riwu Kore menghimbau warga Kota Kupang untuk tidak panik dengan adanya kasus virus corna.
"Warga Kota Kupang agar tidak perlu panik dalam menyikapi kasus virus corona. Warga harus bisa menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit," demikian Wali Kota Kupang Jefritson Riwu Kore.
Baca juga: Labuan Bajo diminta waspada terhadap serangan virus Corona
Baca juga: Wisatawan dan kru MV Coral Adventure bebas dari corona
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas COVID-19 minta masyarakat ikuti vaksinasi untuk hadapi varian baru
14 November 2022 17:00 WIB, 2022
Kemenkes bilang booster sebagai syarat perjalanan karena kasus meningkat
05 July 2022 13:26 WIB, 2022
Kemenkes sebut Vaksinasi wajib pencegah kanker sasar siswi kelas 5 dan 6 SD
19 April 2022 6:15 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB