Kupang (Antara NTT) - BPJS Kesehatan Cabang Kupang membuka loket pendaftaran kepesertaan program jaminan kesehatan nasional di enam kecamatan Kota Kupang untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.

"Pemerintah Kota Kupang dan BPJS Kesehatan sudah menandatangani kesepakatannya," kata Sekretaris Daerah Kota Kupang Bernadus Benu di Kupang, Kamis.

Dia mengatakan kesepakatan pemerintah dan BPJS Kesehatan itu membuka peluang bagi warga ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur yang belum tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan dan JKN untuk lebih mudah mendaftarnya.

Kesan masyarakat bahwa pengurusan kepesertaan jaminan kesehatan itu berbelit dan rumit menjadi musnah. "Dengan hadirnya di tengah masyarakat akan membuka pandangan warga bahwa sebenarnya mudah menjadi peserta jaminan kesehatan itu," kata Bernadus.

Dia juga meminta kepada BPJS Kesehatan untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi sehingga masyarakat tidak salah persepsi terkait jaminan kesehatan ini. Sejauh ini bisa dimungkinkan alasan belum seluruh masyarakat menjadi peserta karena masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang jaminan ini, tentang manfaat dan fungsinya.

Karenanya penting untuk disampaikan sedetail mungkin agar bisa lebih mendalam dipahami masyarakat untuk mendorong pertambahan kepesertaan.

Pihak BPJS Kesehatan diminta terus melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah terutama di tingkat kecamatan sebagai salah satu titik lokasi pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan.

Hal ini penting untuk menghilangkan sejumlah kesalahan sebagai akibat dari salah persepsi dan salah mengerti antardua lembaga itu.

"Kita berupaya mendekatkan pelayanan dan karenanya harus dilakukan sebaik mungkin dan profesional agar masyarakat bisa terlayani baik," katanya.

Untuk pemerintah kecamatan, Bernadus mengaku sudah diminta melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas itu demi pemanfaatan jasa layanan kesehatan yang lebih baik.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang Subkhan dalam kesempatan terpisah mengatakan, upaya pendekatan pelayanan dengan bekerja sama pemerintah kecamatan sebagai salah satu titik pendaftaran peserta untuk memudahkan layanan jaminan kesehatan ini.

BPJS Kesehatan sangat sadar bahwa kepesertaan penting untuk menyukseskan salah satu program unggulan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla di bidang kesehatan itu.

Karena itulah BPJS Kesehatan lalu membuka loket pendaftaran peserta hingga ke kecamatan di daerah ini. Dengan demikian masyarakat bisa memanfaatkan untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Dia menyebut kepesertaan BPJS Kesehatan warga di Kota Kupang masih separuh dari keseluruhan jumlah penduduk.

Dari data kependudukan warga Kota Kupang yang berjumlah 530.785 jiwa yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan berjumlah 275.064 jiwa atau baru berkisar 51.82 pesen.

"Masih ada sebanyak 255.721 jiwa yang belum terkafer dalam jaminan ini. Karena itu kami terus mendorong agar bisa semuanya terkafer," ujarnya.

Pemerintah menargetkan pada 2019 mendatang secara nasional seluruh penduduk Indonesia telah terjangkau jaminan kesehatan. "Kami mohon dukungan semua pihak untuk upaya ini," katanya.

Pewarta : Yohanes Adrianus
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024