Virus corona menempel di telepon genggam bertahan lima hari
Sejumlah petugas kesehatan berswafoto sebelum memeriksa kesehatan warga karantina di Hotel Sidomuncul 1, kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Bungatan, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengarantina 40 warga yang terkonfirmasi positif dan reaktif dari hasil tes cepat (rapid test), untuk memutus mata rantai penularan virus. ANTARA FOTO/Seno/hp. (ANTARA FOTO/SENO)
"Itu bisa meningkatkan risiko sebenarnya, HP itu bahan material plastik atau metal, saat virus nempel di gawai kita itu bisa bertahan sampai 5 hari," kata Edward dalam gelar wicara virtual yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencanan (BNPB), Jakarta, Rabu, (17/6).
Baca juga: Legislator: Pesan Presiden sesuai perkembangan penanganan COVID-19
Edward mengatakan berbicara langsung melalui telepon genggam di ruang publik seperti di stasiun kereta dan di dalam kereta, Edward mengatakan bisa meningkatkan potensi terpapar virus penyebab COVID-19.
Oleh karena itu, Edward mengimbau untuk tidak berbicara langsung melalui telepon genggam saat berada di dalam kereta rel listrik (KRL).
Risiko keterpaparan virus itu bukan hanya membahayakan diri sendiri tapi juga bisa berbahaya bagi keluarga di rumah.
"Kalau kita sayang sama orang di rumah di sekitar sebaiknya jangan keluarkan HP (di dalam kereta), itu yang terbaik sebetulnya," tuturnya.
Pengguna kereta rel listrik Rachma Rini menuturkan akan menjadi tantangan tersendiri untuk para pengguna kereta agar bisa menyimpan telepon genggam dengan baik selama melakukan perjalanan dengan kereta untuk bisa menghindari potensi terpapar virus.
Baca juga: Presiden Jokowi ingatkan jangan sampai terjadi gelombang kedua COVID-19
Baca juga: Presiden Jokowi akan evaluasi rutin pelaksanaan normal baru
Ke depannya, dia mengupayakan untuk tidak mengeluarkan telepon genggam selama di kereta.
Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas COVID-19 minta masyarakat ikuti vaksinasi untuk hadapi varian baru
14 November 2022 17:00 WIB, 2022
Kemenkes bilang booster sebagai syarat perjalanan karena kasus meningkat
05 July 2022 13:26 WIB, 2022
Kemenkes sebut Vaksinasi wajib pencegah kanker sasar siswi kelas 5 dan 6 SD
19 April 2022 6:15 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB