Australia mulai repatriasi warganya dari India pada 15 Mei
Jumat, 7 Mei 2021 9:48 WIB
Seorang perempuan menangis saat proses kremasi suaminya, yang meninggal dunia akibat penyakit virus korona (COVID-19), di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (5/5/2021). REUTERS/Adnan Abidi/hp/cfo (REUTERS/ADNAN ABIDI)
Sydney/Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Jumat mengatakan bahwa warganya yang berada di India yang sedang dilanda lonjakan COVID-19 harus dapat mulai dipulangkan pada 15 Mei setelah penerbangan repatriasi dilanjutkan.
Otoritas Australia pekan lalu melarang semua pelancong dari India, termasuk warganya sendiri, memasuki negara itu karena lonjakan kasus COVID-19 di sana, dan memperingatkan pelanggar aturan itu dapat dituntut dan dihukum.
Kebijakan tersebut menuai kritik keras dari para anggota parlemen, ekspatriat, dan diaspora India.
"Keputusan awal untuk menerapkan perintah biosekuriti hingga 15 Mei terbukti sangat efektif dan akan berjalan sepenuhnya hingga saat itu tanpa ada perubahan," kata Morrison pada Jumat, (7/5) di kota Newcastle, yang terletak di utara Sydney.
Selain Australia, Malaysia juga mulai mengirimkan misi repatriasi untuk memulangkan rakyatnya dari India menyusul situasi gelombang lanjutan penularan pandemik COVID-19 di negara tersebut.
Menteri Luar Negeri Malaysia Hishamuddin Tun Hussein mengemukakan hal itu di Putrajaya pada Kamis (6/5).
"Pemerintah melalui kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Lembaga Pengurusan Bencana Negara (NADMA) dan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) akan melaksanakan misi repatriasi khusus bagi rakyat Malaysia termasuk Home Based Staff (HBS) serta tanggungan mereka daripada pelbagai agensi yang berada di wilayah utara dan barat India," katanya.
Baca juga: Taiwan kirim bantuan tangani COVID-19 ke India
Baca juga: Menkes sebut mutasi virus India sudah sampai di Indonesia
Dia mengatakan misi repatriasi ini akan dilaksanakan menggunakan pesawat sewa khusus dari Malaysia.
"Pesawat tersebut akan berlepas ke New Delhi dan Mumbai, India dalam masa terdekat begitu urusan berkaitan termasuk izin penerbangan daripada Pemerintah India diperoleh," katanya.
Sumber: ANTARA/Reuters
Otoritas Australia pekan lalu melarang semua pelancong dari India, termasuk warganya sendiri, memasuki negara itu karena lonjakan kasus COVID-19 di sana, dan memperingatkan pelanggar aturan itu dapat dituntut dan dihukum.
Kebijakan tersebut menuai kritik keras dari para anggota parlemen, ekspatriat, dan diaspora India.
"Keputusan awal untuk menerapkan perintah biosekuriti hingga 15 Mei terbukti sangat efektif dan akan berjalan sepenuhnya hingga saat itu tanpa ada perubahan," kata Morrison pada Jumat, (7/5) di kota Newcastle, yang terletak di utara Sydney.
Selain Australia, Malaysia juga mulai mengirimkan misi repatriasi untuk memulangkan rakyatnya dari India menyusul situasi gelombang lanjutan penularan pandemik COVID-19 di negara tersebut.
Menteri Luar Negeri Malaysia Hishamuddin Tun Hussein mengemukakan hal itu di Putrajaya pada Kamis (6/5).
"Pemerintah melalui kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Lembaga Pengurusan Bencana Negara (NADMA) dan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) akan melaksanakan misi repatriasi khusus bagi rakyat Malaysia termasuk Home Based Staff (HBS) serta tanggungan mereka daripada pelbagai agensi yang berada di wilayah utara dan barat India," katanya.
Baca juga: Taiwan kirim bantuan tangani COVID-19 ke India
Baca juga: Menkes sebut mutasi virus India sudah sampai di Indonesia
Dia mengatakan misi repatriasi ini akan dilaksanakan menggunakan pesawat sewa khusus dari Malaysia.
"Pesawat tersebut akan berlepas ke New Delhi dan Mumbai, India dalam masa terdekat begitu urusan berkaitan termasuk izin penerbangan daripada Pemerintah India diperoleh," katanya.
Sumber: ANTARA/Reuters
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Spanyol - Menang di kandang Valencia, Real Madrid jaga jarak dari Barcelona
09 February 2026 8:51 WIB
Indonesia gagal menjuarai Piala Asia Futsal 2026 setelah takluk dari Iran
07 February 2026 23:35 WIB
KPK: Kasus dugaan korupsi hakim di Depok bermula dari pengajuan eksekusi lahan
07 February 2026 7:23 WIB
KPK menahan lima dari enam tersangka kasus impor barang KW Ditjen Bea Cukai
06 February 2026 7:22 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
PBB meminta Rusia dan AS kembali berdialog soal pengurangan senjata nuklir
05 February 2026 14:01 WIB
Putra pemimpin Libya Muammar Gaddafi dilaporkan tewas dibunuh di kediamannya
04 February 2026 15:16 WIB
Mantan petinggi badan penasihat China dihukum seumur hidup karena terima suap
04 February 2026 6:24 WIB
Prabowo mengingatkan ancaman Perang Dunia III saat berada di Rakornas 2026
02 February 2026 14:58 WIB